Senin, 16 Maret 2009
Bacaan I 2 Raj 5:1-15a
“Banyak orang kusta terdapat di Israel, tetapi yang disembuhkan justru Naaman, seorang Aram”.
Pembacaan dari kitab kedua raja-raja :
Naaman, panglima tentara Aram, sangat dihormati dan dihargai oleh tuannya, raja Aram. Sebab dengan perantaraan dialah Tuhan telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi Naaman itu sakit kusta. Sekali peristiwa segerombolan orang Aram merampok di daerah Israel dan membawa pulang seorang gadis sebagai tawanan. Ia menjadi pelayan isteri Naaman. Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: “Sekiranya suami nyonya menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan beliau dari penyakit kusta”. Maka Naaman pergi memberitahukan kepada raja, apa yang dikatakan oleh gadis Israel itu. raja Aram berkata: “Baik, pergilah dan aku akan membuat surat Pengantar bagi raja Israel”.
Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh peti perak dan enam batang emas serta sepuluh potong pakaian pesta. Ia menghadap raja Israel dan menyampaikan surat pengantar yang berbunyi sebagai berikut: ‘Bersama dengan surat ini aku menyuruh Naaman, pegawaiku, menghadap baginda, supaya baginda menyembuhkan dia dari penyakit kusta”. Membaca surat itu, raja Israel amat terkejut dan berkata: “Allahkah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan? Masakan dia minta, supaya aku menyembuhkan seorang dari penyakit kusta? Jelaslah kiranya, bahwa ia hanya mencari dalih untuk berperang dengan aku”.
Mendengar bahwa raja Israel merasa terancam, nabi Elisa mengirim pesan kepada raja: “Mengapa baginda terkejut? Suruhlah orang itu datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel”. Naaman dengan kuda dan keretanya segera berangkat dan sampai di depan pintu rumah Elisa. Elisa menyuruh seorang hamba ke luar dengan pesan: “Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka engkau akan sembuh dan menjadi bersih”. Tetapi Naaman pergi dengan gusar hati sambil berkata: “Kusangka bahwa nabi itu sendiri akan ke luar dan menyerukan nama Tuhan, Allahnya; bahwa ia akan menjamah lukaku dan dengan demikian menyembuhkan daku! Bukankah sungai Abana dan Parpar di Damsyik lebih manjur dari pada segala sungai di Israel! Bukankah aku dapat mandi di sana untuk menjadi bersih?” maka berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati. Tetapi pegawai-pegawainya menghampiri dia sambil berkata: “Bapa seandainya nabi itu menuntut sesuatu yang sukar, bukankah bapa akan melakukannya? Padahal, sekarang ia hanya menyuruh bapa mandi, supaya menjadi bersih”. Lalu turunlah Naaman ke sungai Yordan dan menyelam tujuh kali di dalamnya, seperti yang diperintahkan oleh Elisa. Maka sembuh dan bersihlah ia, dan kulitnya halus kembali seperti kulit seorang bayi. Segera Naaman serta rombongannya kembali kepada Elisa. Ia menghadap Elisa dan berkata: “Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh dunia tidak ada Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya hadiah dari hambamu ini!”
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup.
Bilakah aku boleh datang melihat Allah?
Bacaan Injil Luk 4:24-30
“ Seperti Elia dan Elisa, Yesuspun diutus bukan hanya kepada orang Yahudi”.
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Pada waktu itu Yesus mengajar dalam rumah ibadat di Nazaret: “Sungguh, tak ada Nabi yang dihormati di negeri asalNya sendiri. Perhatikanlah hal ini: di zaman Elia, ketika langit tertutup selama tiga Tuhan dan enam bulan, dan kelaparan hebat berkecamuk di seluruh negeri, terdapat banyak janda di Israel. Elia tidak diutus kepada salah seorang dari mereka, tetapi kepada janda di Sarfat, di wilayah Sidon. Dalam masa Elisa, terdapatlah banyak orang kusta di Israel. Tetapi tak seorang dari mereka dibersihkan selain dari Naaman, orang Siria itu”. mendengar itu, sangat marahlah orang dalam rumah ibadat itu. mereka bangun dan mengusir Yesus ke luar kota sampai ke tebing gunung tempat kota mereka terletak. Mereka hendak mencampakkan Dia ke dalam jurang. Tetapi Yesus berjalan lewat di tengah-tengah mereka, lalu pergi dari situ.
Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 17 Maret 2009
Bacaan I Dan 3:25.34-43
“Terimalah hati kami yang remuk redam.”
Pembacaan dari Kitab nabi Daniel :
Pada waktu itu Azarya berdiri di tengah-tengah tanur api dan berdoa sebagai berikut: “Ya Allah, janganlah kami Kautolak untuk selamanya, janganlah Kaubatalkan perjanjianMu. Janganlah Kautarik kembali belas kasihanMu demi Abraham, sahabat-Mu, demi Ishak, hambaMu, dan demi Israel, orang suciMu. Kepada merekalah telah Kaujanjikan keturunan sebanyak bintang di langit, sebanyak pasir di pantai laut, Aduh, Tuhan, kami menjadi lebih kecil dari pada segala bangsa, kami direndahkan di seluruh bumi karena dosa kami. Dewasa ini tak ada lagi pemimpin, nabi ataupun penguasa, tiada lagi kurban bakar, kurban sembelihan, persembahan ataupun dupa. Bahkan tempat untuk buah bungaranpun tiada lagi, sehingga kami tidak dapat memperoleh belas kasihanMu. Namun terimalah hati kami yang remuk redam bagikan kurban domba dan lembu, bagaikan ribuan anak domba yang tambun, Demikianpun terimalah persembahan kami hari ini, sebab orang yang berharap kepadaMu takkan dikecewakan. Maka kini kami mengikuti Engkau dengan segenap hati, dan dengan takwa kami mencari wajahMu. Jangan biarkan kami dalam kehinaan, tetapi tunjukkanlah kemurahan hatiMu kepada kami, sesuai dengan cintaMu yang besar. Kerjakan lagi karya yang agung dan bebaskanlah kami, supaya namaMu dimuliakan, ya Tuhan”.
Demikianlah sabda Tuhan .* Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Ingatlah segala rahmat dan kasih setia-Mu ya Tuhan.
Bacaan Injil Mat 18:21-35
“Jikalau kamu tidak mengampuni saudaramu, Bapamu tidak akan mengampuni kamu.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Matius:
Sekali peristiwa, Petrus mendekati Yesus dan berkata: “Tuan, kalau saudaraku berbuat salah terhadapKu, sampai berapa kalikah harus kuampuni dia? Sampai tujuh kalikah?” Yesus bersabda kepadanya: “Bukan hanya sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh. Karena itu, kerajaan Allah seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya. Tatkala memulai perhitungan itu, dihadapakan kepadanya seorang yang berutang sepuluh ribu talenta. Tetapi sebab ia tak dapat melunaskan utangnya, raja itu menyuruh supaya dia, anak isterinya dan segala harta bendanya dijual untuk melunaskan utangnya. Hamba itu bersujud dan mohon: ‘Tuan,bersabarlah terhadapku, dan seluruh utangku akan kulunaskan’. Raja itu berkasihan akan hambanya; hamba itu dilepaskan dan seluruh utangya dihapus. Akan tetapi, tatkala hamba itu ke luar, ia bertemu dengan seorang kawannya, yang berutang padanya seratus dinar. Ia memegang dan mencekik kawannya itu, serta berkata; “bayarlah utangmu!’ lalu bersujudlah kawannya itu dan mohon: bersabarlah terhadapku, seluruh utangku akan kulunaskan’. Tetapi ia menolak dan memasukkan kawannya ke dalam penjara hingga utangnya dilunaskan. Melihat kejadian itu, kawan-kawannya merasa sangat sedih dan melaporkan peristiwa itu kepada raja. Maka raja memanggil hamba itu dan berkata kepadanya: “Hai hamba yang jahat, seluruh utangmu telah kuhapus, karena engkau memintanya. Bukankah sewajarnya engkaupun berkasihan akan sesamamu, seperti aku telah berkasihan akan engkau?” dalam murkanya raja menyerahkan hamba itu kepada algojo-algojo, hingga seluruh utangnya dilunaskan. Demikianpun BapaKu di surga akan bertindak terhadap kamu, jikalu kamu tidak mengampuni saudaramu dengan ikhlas hati.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 18 Maret 2009
Bacaan I Ul 4:1.5-9
“ Hendaknya kamu melakukan
perintah-perintah Tuhan.”
Pembacaan dari kitab Ulangan:
Musa berkata kepada bangsa Israel; “Kini, hai umat Israel, dengarkanlah perintah-perintah dan hukum-hukum yang kusampaikan kepadamu. Dengan melaksanakannya, engkau akan hidup; engkau akan memasuki dan memiliki tanah yang dijanjikan oleh Tuhan, Allah leluhurmu. Jadi, aku mengajarkan kepadamu perintah-perintah dan hukum-hukum, sebagaimana diperintahkan kepadaku oleh Tuhan Allahku. Kamu harus melaksanakannya di tanah yang akan kamu masuki dan kamu miliki. Hendaknya kamu memelihara dan melakukannya. Maka engkau pandai dan bijaksana di mata bangsa-bangsa. Kalau mereka mendengar tentang segala hukum ini, mereka akan berkata; ‘sungguh, inilah bangsa yang bijaksana, bangsa yang budiman dan agung’. Tak ada bangsa lain sebesar bangsa kita yang mempunyai dewa-dewa demikian dekat seperti Allah kita yang memperhatikan setiap permohonan kita. Bangsa manakah yang sekian masyhur, karena memiliki peraturan dan hukum yang adil seperti yang kunyatakan kepadamu hari ini? Jadi, Jagalah dirimu dan waspadalah, jangan sampai engkau lupa akan segala sesuatu yang kausaksikan dengan mata kepalamu sendiri; jangan sampai hal-hal itu lenyap dari ingatanmu, tetapi hendaknya kauteruskan kepada anak cucumu.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Megahkanlah Tuhan; hai Yerusalem.
Bacaan Injil Mat 5:17-19
“Siapa yang besar dalam kerajaan Allah?”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Yesus berkata kepada murid-muridNya: “jangan kamu kira, bahwa Aku datang untuk membatalkan hukum Taurat atau ajaran para nabi. Sebaliknya, Aku datang untuk menyempurnakannya. Camkanlah apa yang Kukatakan: “selama ada langit dan bumi, satu titikpun dari hukum Taurat takkan di coret, sebelum semuanya terlaksana. Jadi, barang siapa membatalkan salah satu dari semua perintah itu, biar yang terkecil sekalipun, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, dia itulah akan menjadi yang terkecil dalam kerajaan Allah. Sebaliknya, barang siapa mentaati dan mengajarkan semua. Perintah Taurat , dia itulah akan menjadi orang besar dalam kerajaan Allah.
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 19 Maret 2009 Hari Raya St. Yosef, Suami SP Maria.
Bacaan I 2 Sam 7:4-5a.12-14a.16
“Tuhan akan memberikan kepada-Nya
takhta Daud bapanya. “
Pembacaan dari kitab ke dua Samuel :
Pada masa itu Tuhan bersabda kepada Natan, “Pergilah kepada Daud, abdi-Ku dan katakanlah kepadanya, ‘Inilah firman Tuhan: Bila hari-hari hidupmu sudah genap, dan engkau dibaringkan bersama leluhurmu sendiri, untuk mengingatkan keturunan yang berasal dari tubuhmu sendri, untuk menggantikan dikau; dan Aku akan menetapkan kerajaanNya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi-ku, dan Aku akan mengkokohkan tahkta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadikan Bapa baginya, dan dia menjadi Putra-Ku. Keluarga dan kerajaanmu akan tetap di hadapan-Ku sampai kekal, dan takhtamu akan kokoh selalu.”
Demikianlah sabda Tuhan. *Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Pada hari ini, kalau kamu mendengar suaraNya,
janganlah bertegar hati.
Bacaan Injil Mat 1:16.18-21.24a
“Yosef berbuat apa yang diperintahkan malaikat Tuhan.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Yakub menurunkan Yosef, suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Sebelum Yesus Kristus lahir, Maria ibuNya telah mengikat janji dengan Yosef. Sebelum mereka berumah tangga, Maria ternyata sudah mengandung karena Roh Kudus. Yosef, suaminya yang lurus hati, tidak mau mempermalukan Maria. Maka direncanakannya untuk menceraikan Maria dengan diam-diam. Ketika ia memikir-mikirkan hal itu, seorang malaikat Tuhan menampakkan diri dalam mimpi dan berkata kepadanya, “Yosef, anak Daud, jangan takut mengambil Maria sebagai isteri. Sebab buah kandungan itu berasal dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan seorang putera, yang harus kauberi nama Yesus, sebab Ia akan menyelamatkan bangsa-Nya dari dosa mereka.” Sesudah bangun Yosef berbuat apa yang diperintahkan malaikat Tuhan.
Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 20 Maret 2009
Bacaan I Hos 14:2-10
“ Kami tidak mau lagi menyembah patung
dengan sebutan dewa.”
Pembacaan dari kitab nabi Hosea :
Inilah firman Tuhan: “Bertobatlah, hai Israel, kepada Tuhan, Allahmu, sebab engkau telah jatuh tergelincir karena kesalahan sendiri. Nyatakanlah penyesalanmu dengan kata-kata yang tulus ikhlas dan bertobatlah kepada Tuhan. berserulah kepada-Nya: ‘Ampunilah segala kesalahan kami, supaya kami menikamati lagi kebahagiaan dan bersyukur kepadaMu. Kami tidak mau lagi mengharapkan keselamatan dari kerajaan Asyur. Kami tidak mau lagi mengandalkan pasukan berkuda. Kami tidak mau lagi menyembah patung dengan sebutan dewa. Sebab hanya padaMulah si yatim piatu menemukan belas kasihan’. Aku akan mengampuni dosa murtad mereka dan menaruh kasih sayang pada mereka. Sebab murkaKu sudah reda. Aku akan menjadi laksana embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan berakar seperti pohon beringin. Ia akan menjadi bagaikan pohon rindang, harum semerbak seperti pohon Zaitun yang berbunga, seperti gunung Libanon di musim semi. Umat Israel akan kembali dan diam dalam naunganKu. Mereka akan menanam gandum dan menghasilkan anggur yang tidak kalah dengan anggur dari Libanon. Hai Efraim, kalau begitu, masihkah engkau mau berurusan dengan berhala-berhala? Akulah yang mendengarkan dan memperhatikan engkau! Akulah pohon kehidupan; dari padaKu engkau mendapat buah. Orang yang bijaksana akan memahami semuanya ini; orang yang budiman akan menyelaminya. Sebab semua jalan Tuhan lurus; orang-orang jujur berjalan di atasnya, tetapi orang-orang berdosa jatuh tergelincir”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Akulah Tuhan, Allahmu, dengarkanlah suara-Ku.
Bacaan Injil Mrk 12:28b-34
“Tuhan Allahmu hanya satu; kasihilah Dia.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus :
Pada suatu hari, datanglah seorang ahli Taurat kepada Yesus dan bertanya: “Perintah manakah yang paling utama?” Yesus menjawab: “Perintah yang paling utama ialah: Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allahmu hanya satu. Maka hendaklah engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap budimu dan dengan segenap tenagamu. Inilah perintah pertama. Dan yang kedua, sama dengan yang pertama ialah: hendaklah engkau mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri. Tidak ada perintah lain yang lebih besar dari ini”. Ahli Taurat itu menjawab kepada Yesus: “Guru, benar sekali apa yang Kaukatakan, bahwa Allah hanya satu dan tak ada Allah lain selain Dia. Dan bahwa kita harus mengasihi Dia dengan segenap hati, dengan segenap budi, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenaga, serta mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri. Hal ini lebih utama dari pada kurban bakar dan persembahan.” Yesus melihat bahwa orang itu menjawab dengan bijaksana. Maka ia berkata kepadanya: “Engkau tidak jauh lagi dari kerajaan Allah”. Dan tak seorangpun berani bertanya lagi kepada Yesus.
Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 21 Maret 2009
Bacaan I Hos 6:1-6
“Belas kasihanlah yang Kukehendaki, bukannya kurban.”
Pembacaan dari kitab Nabi Hosea :
Mari kita kembali kepada Tuhan. Dia telah menyiksa, Dia juga akan menyembuhkan luka kita; Dia telah memukul, Dia juga akan membalut bilur kita. Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, dan pada hari ketiga Ia akan membangkitkan kita untuk hidup di hadapanNya. Hendaknya kita dengan rajin belajar mengenal Tuhan. kedatanganNya sudah pasti bagaikan terbitnya fajar. Ia akan datang kepada kita bagaikan hujan deras, laksana hujan musim semi yang menggenangi tanah. “Apa yang akan Kubuat kepadamu, hai Efraim? Apa yang akan Kubuat kepadamu, hai Yehuda? Kasihmu bagaikan kabut pagi, bagaikan embun pagi yang lekas lenyap.
Karena itu, dengan perantaraan para nabi Aku telah mencincang mereka yang meninggalkan Aku. Aku telah membunuh mereka dengan kata-kata mulutKu. Sebab bukanlah kurban sembelihan, bukan pula kurban bakar yang Kusukai, melainkan hati yang mengasihi Aku dan orang yang sungguh mengenal Allah”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan.
Bacaan Injil Luk 18:9-14
“Pemungut cukai pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan, sedang Farisi itu tidak “.
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Pada suatu ketika Yesus menyampaikan perumpamaan ini kepada beberapa orang yang membanggakan kesuciannya sendiri dan memandang rendah orang lain. “Ada dua orang naik ke kenisah untuk berdoa; yang satu seorang Farisi, dan yang lain seorang pemungut cukai. Farisi itu berdiri tegak dan berdoa dalam hatinya: “Ya Allah, aku bersyukur kepadaMu, karena aku bukan seperti orang lain, yaitu perampok, pendusta, pelacur, dan bukan pula seperti pemungut cukai ini. Aku berpuasa dua kali seminggu dan memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku’. Tetapi pemungut cukai berdiri jauh dan malahan tak berani menengadah. Sambil menepuk dada ia berkata: ‘Tuhan, kasihanilah aku, orang berdosa ini’. Ketahuilah, orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan , sedangkan yang lain itu tidak. Sebab barang siapa meninggikan diri, akan direndahkan, dan yang merendahkan dirinya, akan ditinggikan”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 19 Maret 2009
Ekaristi 9 - 14 Maret 2009
Senin, 9 Maret 2009
Bacaan I Dan 9:4b-10
“kami telah berbuat dosa dan melakukan kejahatan “
Pembacaan dari kitab Nabi Daniel :
Nabi Daniel berdoa sebagai berikut: “Ah Tuhan, Allah yang mahabesar dan dahsyat, Engkau menepati perjanjian dan memelihara kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Engkau dan yang mentaati perintahMu! Kami telah berbuat dosa dan melakukan kejahatan, kami telah mendurhaka dan memberontak, kami telah menyimpang dari perintah dan peraturanMu. Kami tidak menghiraukan hamba-hambaMu, para nabi, yang telah berbicara atas namaMu kepada raja-raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri. Ya Tuhan, ternyata Engkau benar, bila kami Kaupermalukan seperti pada hari ini, kami orang-orang Yehuda, penduduk kota Yerusalem dan segenap umat Israel, baik yang dekat maupun yang jauh, yang telah Kaucerai-berikan ke segala negeri, karena mereka telah membangkang terhadap Engkau. Ya Tuhan, patutlah kami malu, yaitu kami, raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami dan bapa-bapa kami, sebab kami telah berbuat dosa terhadap Engkau. Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah kami, Engkaulah maha penyayang dan pengampun, kami telah memberontak terhadap Engkau; kami tidak menghiraukan firman Tuhan, Allah kami; kami tidak mentaati perintah-perintahMu yang Kausampaikan kepada kami dengan perantaraan hamba-hambaMu, para nabi”.
Demikianlah sabda Tuhan. *Lagu antar bacaan.
Reff Mzm : Tuhan tidak memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita.
Bacaan Injil Luk 6:36-38
“ Ampunilah, maka kamupun akan diampuni.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-muridNya: “Hendaklah kamu berbelas kasih seperti Bapamu berbelas kasih. Janganlah mengadili orang, supaya kamupun tidak diadili. Janganlah menghukum orang, agar kamupun tidak dihukum. Ampunilah, maka kamupun akan diampuni. Berilah, maka kamupun akan diberi. Suatu takaran yang tepat, penuh sesak, meluap dan melimpah akan ditumpahkan di pangkuanmu. Karena ukuran yang kamu pergunakan akan dipakai pula bagimu”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 10 Maret 2009
Bacaan I Yes 1:10.16-20
“Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan.”
Pembacaan dari kitab nabi Yesaya :
Dengarkanlah firman Tuhan, hai para pemimpin yang jahat! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat yang durhaka: “Berbasuhlah dan bersihkanlah dirimu. Jauhkanlah tingkah lakukmu yang durjana dari hadapanKu. Berhentilah berbuat jahat dan belajarlah berbuat baik. Usahakanlah keadilan, tolonglah orang yang tertindas. Berikanlah hak pada si yatim, dan belalah perkara si janda. Sesudah itu datanglah dan beracaralah dengan Daku, sabda Tuhan. sekalipun dosamu merah laksana sirih pinang, namun akan menjadi putih laksana kapur. Walaupun merah seperti darah, namun akan menjadi putih seperti kapas. Jika kamu bertobat dan taat kepada-Ku, kamu akan menikmati, kesejahteraan; tetapi jika kamu membangkang dan memberontak terhadap-Ku kamu akan dimakan pedang.” Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan
keselamatan yang dari Allah.
Bacaan Injil Mat 23:1-12
“Yang mereka ajarkan tidak mereka lakukan.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Matius :
Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak dan murid-murid-Nya: “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menduduki kursi Musa. Sebab itu, taati dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu. Tetapi janganlah meneladan perbuatan mereka, sebab yang mereka ajarkan, tidak mereka lakukan. Mereka memberkas beban-beban berat, yang tak terpikul, dan meletakkannya di atas pundak orang lain, tetapi mereka sendiri dengan jaripun tak mau menyentuhnya. Segala perbuatan dilakukannya supaya dilihat orang. Mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang. mereka ingin menduduki tempat-tempat kehormatan dalam perjamuan dan kursi-kursi terdepan dalam rumah ibadat. Mereka gemar diberi hormat di pasar dan disapa dengan gelar Rabbi. Tetapi kamu janganlah kamu suka disebut Rabbi, sebab Rabbimu hanya seorang dan kamu semua saudara. Jangan pula kamu menyebut siapapun bapa di dunia, karena Bapamu hanya satu ialah yang ada di surga. Jangan pula kamu disebut pemimpin, sebab pemimpinmu hanya satu, yaitu Kristus. Barang siapa yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi abdimu. Sebab barang siapa meninggikan dirinya akan direndahkan, dan yang merendahkan dirinya akan ditinggikan. Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 11 Maret 2009
Bacaan I Yer 18:18-20
“Marilah kita menjebak dia!”
Pembacaan dari kitab Nabi Yeremia :
Ya Tuhan, musuh-musuh-Ku bersekongkol melawan daku. Mereka berkata: “Marilah kita membuat rencana untuk membunuh Yeremia. Kematiannya kan tidak merugikan kita; sebab para imam akan tetap mengajar, para bijak akan tetap memberi nasihat dan para nabi tetap menyampaikan firman. Marilah kita menjebak dia dengan ucapannya sendiri dan jangan kita menghiraukan perkataannya!”
Perhatikan aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah omongan para lawanku itu! masakan kebaikan dibalas dengan kejahatan! Sebab mereka telah menggali lubang perangkap untukku. Ingatlah bahwa aku telah menghadap Engkau dan mendoakan mereka, jangan sampai murkaMu menimpa mereka.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Selamatkanlah aku, ya Tuhan oleh kasih setia-Mu.
Bacaan Injil Mat 20:17-18
“Putera Manusia akan di hukum mati.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Sedang dalam perjalanan ke Yerusalem, Yesus memanggil kedua belas muridNya tersendiri dan berkata kepada mereka: ‘Sekarang kita pergi ke Yerusalem, dan Putera Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat dan akan dihukum mati. Ia akan diserahkan ke tangan orang-orang asing untuk diperolok-olok, disesah dan disalibkan, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan”. Maka datanglah isteri Zebedeus kepada Yesus bersama dengan kedua anaknya, Yakobus dan Yohanes. Sambil bersujud mereka meminta sesuatu kepada Yesus. Yesus bertanya: “Apakah keingiananmu? “Jawab ibu itu kepadaNya: “Kiranya dalam kerajaanMu nanti, kedua puteraku ini duduk di sisiMu; seorang di sisi kanan, dan yang seorang lagi di sisi kiri”. Jawab Yesus: ” Kamu tidak mengerti, apa yang kamu minta. Sanggupkah kamu meminum piala yang harus Kuminum?” sahut mereka: “Kami sanggup”. Yesus bersabda lagi: “Piala ku memang akan kamu minum, tetapi duduk di sisi kanan atau kiriKu, bukan Aku yang berhak memberikannya. Sebab hal itu disediakan bagi mereka yang ditentukan oleh BapaKu” mendengar Percakapan itu, marahlah kesepuluh rasul yang lain kepada kedua bersaudara itu. tetapi Yesus memanggil mereka lalu bersabda:” Kamu tahu, bahwa para penguasa di dunia ini memerintah rakyatnya dengan tangan besi. Tetapi kamu, jangan berlaku demikian. Barang siapa di antara kamu ingin menjadi orang besar, hendaklah melayani sesamanya. Dan barang siapa di antara kami ingin menjadi orang terkemuka, hendaklah mengabdi sesamanya. Sama halnya dengan Putera Manusia: Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan menyerahkan nyawaNya untuk menebus semua orang”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 12 Maret 2009
Bacaan I Yer 17:5-10
“Terkutuklah orang yang menaruh
kepercayaan pada manusia; terberkatilah orang
yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan.”
Pembacaan dari kitab Yeremia :
Tuhan bersabda :”Terkutuklah orang yang menaruh kepercayannya pada manusia dan pada kekuatan lengannya, terkutuklah yang hatinya berbalik dari Tuhan. Ia seperti rumput kering di padang gurun. Ia tidak akan mengalami keselamatan. Ia akan berdiam di gurun pasir yang kering, di padang garam yang tak dapat didiami. Terberkatilah orang yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan, yang berharap pada Tuhan. Ia laksana pohon yang ditanam di tepi sungai, yang berakar sampai ke air. Ia tak takut akan tibanya musim kemarau,. Daunnya tetap hijau dan tidak layu di musim kering; ia tetap berbuah.
Hati manusia, memang berbelit-belit, penuh kelicikan; siapa dapat menyelaminya? Aku, Tuhan, Aku yang menyelami batin manusia dan mendugai lubuk hatinya. Aku yang membalas setiap orang setimpal dengan perbuatannya setimpal dengan hasil kerjanya.”
Demikianlah sabda Tuhan. *Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan kepada Tuhan.
Bacaan Injil Luk 16:19-31
“Sekarang Lazarus dihibur,
sedangkan engkau menderita.”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Lukas :
Pada suatu ketika berkatalah Yesus kepada orang-orang Farisi: “Ada seorang hartawan yang selalu berpakaian beludru dan sutera halus dan setiap hari berpesta pora. Ada pula seorang pengemis bernama Lazarus yang berbaring pada pintu rumah hartawan itu. seluruh tubuhnya penuh bisul bernanah. Ia ingin mengenyangkan diri dengan sisa-sisa makanan yang jatuh dari meja hartawan itu. tetapi tak seorangpun memberikannya. Malahan anjing-anjing datang menjilat bisulnya. Pada suatu hari meninggallah pengemis itu lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke dalam pangkuan Abraham. Hartawan itupun meninggal dan dikuburkan. Karena sangat menderita dalam neraka, ia mengangkat mata dan melihat di kejauhan Abraham dengan Lazarus dalam pangkuannya. Berserulah ia: ‘Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan datang menyegarkan lidahku, karena aku sangat menderita dalam nyala api ini’. Tetapi Abraham berkata kepadanya : ‘Anakku, ingatlah, bahwa engkau telah mengecap kebahagiannmu selama hidup, sedangkan Lazarus menderita sengsara. Maka sekarang ia dihibur, sedangkan engkau menderita. Tambahan pula antara kami dan kamu terbentang jurang yang sangat dalam, supaya orang yang ingin menyeberang dari sini kepadamu, tidak dapat. Demikianpun orang dari situ tidak dapat menyeberang ke mari’. Berkatalah orang itu: kalau demikian, saya minta, agar bapa sudi mengirim Lazarus ke rumah bapaku, sebab masih ada lima orang saudaraku. Hendaknya ia menasihati mereka, supaya merekapun jangan masuk ke dalam tempat derita ini’.
Tetapi Abraham berkata kepadanya: ‘mereka mempunyai Musa dan nabi-nabi, hendaklah mereka mendengarkannya’. Orang itu berkata: ‘Betul, bapaku Abraham, tetapi jika seorang dari antar orang mati datang kepada mereka, tentu mereka bertobat’. Abraham berkata kepadanya: ‘jika mereka tidak mendengarkan Musa dan nabi-nabi, tentu saja mereka tidak akan percaya meskipun ada seorang mati yang bangkit’”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 13 Maret 2009
Bacaan I Kej 37:3-4.12-13a.17b-28
“Lihat tukang mimpi kita datang! Marilah kita bunuh dia.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Yakub mengasihi Yusuf melebihi anak-anaknya yang lain; sebab Yusuf lahir waktu ayahnya sudah tua. Maka Yakub membuatkan dia jubah yang sangat indah. Saudara-saudaranya yang lain melihat, bahwa Yakub mencintai Yusuf melebihi mereka. Maka mereka membenci Yusuf dan tidak mau bergaul lagi dengan dia secara akrab. Sekali peristiwa pergilah saudara-saudaranya menggembalakan kawanan domba ayahnya dekat Sikehm. Lalu Yakub berkata kepada Yusuf: “ Kudengar saudara-saudaramu menggembalakan kawanan domba dekat Sikhem. Pergilah ke sana!” maka Yusuf menyusul saudara-saudaranya dan menemukan mereka di Dotan. Dari jauh mereka sudah melihat dia, dan sebelum ia sampai di tempat mereka, mereka telah bermufakat untuk membunuhnya. Mereka berkata satu sama lain: Lihat, tukang mimpi kita datang mari kita bunuh dia dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur. Lalu kita katakan bahwa ia diterkam seekor bintang buas. Nanti kita lihat bagaimana jadinya dengan mimpinya itu!’ ketika Ruben mendengar hal ini, ia ingin melepaskan Yusuf dari tangan mereka. Ia berkata: Jangan kita bunuh dia! Jangan tumpahkan darahnya! Lemparkan saja dia ke dalam sumur ini, tetapi jangan diapa-apakan!” dengan usulnya ini Ruben bermaskud melepaskan Yusuf dari tangan mereka dan membawanya pulang kepada Yakub. Begitu sampai di tempat saudara-saudaranya, Yusuf dilucuti jubahNya, jubah yang sangat indah itu. lalu ia diseret ke sumur dan melemparkan ke dalamnya. Sumur itu kosong, tidak berair. Kemudian mereka duduk dan makan. Ketika melayangkan pandangan, mereka melihat sebuah kafilah orang Ismael datang dari jurusan Gilead. Unta-untanya membawa muatan minyak narwastu, balsem dan damar untuk di jual di Mesir. Lalu Yehuda berkata kepada saudara-saudaranya :”Apa untungnya kita membunuh adik kita dan mengubur mayatnya? Mari kita jual dia kepada orang Ismael itu, tetapi jangan diapa-apakan, karena ia saudara kita, darah daging kita”. Usul ini diterima oleh saudara-saudaranya. Ketika kafilah saudagar itu sampai di tempat mereka, Yusuf dikeluarkan dari sumur dan dijual kepada orang Ismael itu seharga dua puluh keping perak. Mereka membawa Yusuf ke Mesir.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan oleh Tuhan.
Bacaan Injil Mat 21:33-43.45-46
“Inilah ahli waris marilah kita bunuh Dia.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Sekali peristiwa Yesus menceriterakan perumpamaan berikut ini kepada imam-imam kepala dan pemuka-pemuka rakyat : “Ada seorang tuan membuka sebidang kebun anggur. Ia memagarinya, menggali tempat pemerasan anggur di dalamnya dan membangun sebuah menara. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada beberapa petani, lalu berangkat ke negeri asing. Menjelang musim panen, diutusnya hamba-hamba kepada petani-petani itu untuk menerima hasil bagiannya. Tetapi hamba-hamba itu di tangkap oleh para petani. Seorang dipukul, yang lain dibunuh, dan yang lain pula dirajam. Kemudian tuan itu mengutus hamba-hamba lain, lebih banyak dari semula. Tetapi merekapun diperlakukan seperti yang dahulu itu. akhirnya ia mengutus puteranya sendiri. Ia berpikir: PuteraKu tentu akan mereka segani. Akan tetapi, tatkala petani-petani melihat putera itu datang, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: ‘inilah ahli waris. Marilah kita bunuh dia, agar kita mendapat warisannya’. Lalu mereka menangkap dia, menyeretnya ke luar kebun dan membunuhnya. Bila tuan kebun itu kembali, apakah tindakannya terhadap petani-petani itu? “ Sahut mereka: “ “tentu saja ia akan membinasakan mereka dan menyewakan kebunnya kepada petani lain, yang akan menyerahkan hasil pada waktunya”. Maka Yesus bersabda kepada mereka: “Tak pernahkah kamu baca dalam kitab suci: justru batu yang dibuang oleh para pembangun telah menjadi batu sendi? Inilah tindakan Tuhan, suatu hal yang ajaib dalam pandangan kita. Sebab itu Aku bersabda kepadamu: kerajaan Allah akan diambil dari kamu dan akan diberikan kepada bangsa-bangsa lain, yang akan menghasilkan buah”. Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkanNya. Maka mereka berusaha untuk menangkap Yesus. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena Yesus dianggap seorang nabi.
Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 14 Maret 2009
Bacaan I Mikh 7:14-15.18-20
“Semoga Engkau melemparkan segala dosa kami
ke dalam dasar laut.”
Pembacaan dari kitab Mikha :
Ya Tuhan, gembalakanlah umatMu, kawanan domba milik pusakaMu. Mereka hidup terpencil di tengah-tengah padang tandus, padahal di sekeliling padang itu terdapat kebun buah-buahan yang subur. Semoga kawananMu merumput di daerah Basyan dan Gilead seperti sediakala. Perlihatkanlah karya-karyaMu yang agung, seperti pada waktu Engkau ke luar dari Mesir. Adakah Allah lain seperti Engkau yang mengampuni dosa dan memaafkan kejahatan? Engkau tidak murka untuk selama-lamanya, tetapi Engkau suka mengasihani. Semoga Engkau menyayangi kami kembali, menghapuskan kesalahan kami dan melemparkan segala dosa kami ke dasar laut. Semoga Engkau menunjukkan kesetiaan kepada Yakub dan kasih kepada Abraham, sebagaimana Kaujanjikan kepada leluhur kami di masa yang silam.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan adalah penyayang dan pengasih.
Bacaan Injil Luk 15:1-3.11-32
“Saudaramu ini telah mati, tetapi hidup kembali.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Pada suatu ketika pemungut-pemungut cukai dan orang-orang berdosa datang kepada Yesus untuk mendengarkan pengajaranNya. Oleh karena itu bersungut-sungutlah kaum Farisi dan ahli Taurat, sambil berkata: ‘orang ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka”. Maka Yesus mengucapkan perumpamaan ini kepada mereka: “Ada seorang mempunyai dua putera. Berkatalah yang bungsu kepada bapanya: “Bapa, berilah aku bagian harta yang menjadi hakku. Dan bapa itupun membagikan hartanya kepada kedua puteranya. Beberapa hari kemudian yang bungsu berkemas-kemas dan berangkat ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan hartanya dengan hidup berfoya-foya. Setelah ia menghabiskan segala hartanya, terjadilah kelaparan besar di daerah itu. ia sendiri mulai berkekurangan. Iapun memperhambakan diri pada seorang penduduk negeri itu, dan ia disuruh menggembalakan kawanan babi di ladang. Ia ingin mengisi perut dengan ampas, makanan babi, namun tak seorangpun memberikannya. Iapun mulai sadar dan berkata dalam hati: ‘Betapa banyak orang upahan di rumah bapaku menikmati makan berlimpah-limpah, dan aku ini harus mati kelaparan! Baiklah aku meniggalkan tempat ini dan kembali kepada bapaku. Aku akan berkata kepadanya: bapa, saya telah berdosa terhadap surga dan bapa; tak pantas lagi saya ini disebut puteramu; terimalah saya sebagai seorang upahan!’
Maka ditinggalkannya tempat itu dan ia pulang kepada bapanya. Melihat dia dari jauh, terharulah hati bapanya dan ia berlari menemui puteranya; ia merangkul dan menciumnya. Berkatalah anak itu kepadanya: ‘Bapa, saya telah berdosa terhadap surga dan bapa; tak pantas lagi saya ini disebut puteramu’. Tetapi bapa itu berkata kepada hamba-hambanya: Ambillah segera pakaian yang paling bagus dan kenakanlah padanya; pasanglah cincin pada jari tangannya dan sepatu pada kakinya. Carilah anak lembu yang paling gemuk, dan sembelihlah; marilah kita makan dan bersuka ria; karena puteraKu ini telah meninggal, tetapi hidup kembali; ia telah hilang, namun ditemukan kembali’. Merekapun mulai berpesta serta bersuka ria. Adapun puteranya yang sulung sedang bekerja di ladang; ketika kembali dan mendekati rumah, ia mendengar musik seta nyanyian. Lalu dipanggilnya seorang hamba dan ia bertanya apakah arti semuanya itu. hamba itu menjawab: Adikmu telah kembali dan bapamu menyembelih anak lembu yang paling gemuk, karena adikmu telah kembali dengan selamat’. Anak sulung itu marah dan tidak mau masuk. Bapanya ke luar dan berusaha membujuk dia. Tetapi anak itu berkata: ‘Sudah bertahun-tahun saya bekerja untuk bapa, dan tak satupun perintah bapa saya langgar, namun bapa belum pernah memberi saya seekor anak kambing sekalipun, supaya saya berpesta dan bersuka ria dengan kawan-kawanku. Tetapi ketika datang anakmu ini, yang telah memboroskan hartanya dengan wanita-wanita jalan, bapa menyembelih anak lembu yang paling gemuk’. Berkatalah bapa itu kepadanya: ‘Anakku, engkau selalu bersama aku, dan segala milikku adalah milikmu. Sepantas nyalah kita berpesta dan bergembira, karena saudaramu ini telah mati, tetapi hidup kembali; telah hilang, namun ditemukan kembali’”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Bacaan I Dan 9:4b-10
“kami telah berbuat dosa dan melakukan kejahatan “
Pembacaan dari kitab Nabi Daniel :
Nabi Daniel berdoa sebagai berikut: “Ah Tuhan, Allah yang mahabesar dan dahsyat, Engkau menepati perjanjian dan memelihara kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Engkau dan yang mentaati perintahMu! Kami telah berbuat dosa dan melakukan kejahatan, kami telah mendurhaka dan memberontak, kami telah menyimpang dari perintah dan peraturanMu. Kami tidak menghiraukan hamba-hambaMu, para nabi, yang telah berbicara atas namaMu kepada raja-raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri. Ya Tuhan, ternyata Engkau benar, bila kami Kaupermalukan seperti pada hari ini, kami orang-orang Yehuda, penduduk kota Yerusalem dan segenap umat Israel, baik yang dekat maupun yang jauh, yang telah Kaucerai-berikan ke segala negeri, karena mereka telah membangkang terhadap Engkau. Ya Tuhan, patutlah kami malu, yaitu kami, raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami dan bapa-bapa kami, sebab kami telah berbuat dosa terhadap Engkau. Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah kami, Engkaulah maha penyayang dan pengampun, kami telah memberontak terhadap Engkau; kami tidak menghiraukan firman Tuhan, Allah kami; kami tidak mentaati perintah-perintahMu yang Kausampaikan kepada kami dengan perantaraan hamba-hambaMu, para nabi”.
Demikianlah sabda Tuhan. *Lagu antar bacaan.
Reff Mzm : Tuhan tidak memperlakukan kita setimpal dengan dosa kita.
Bacaan Injil Luk 6:36-38
“ Ampunilah, maka kamupun akan diampuni.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-muridNya: “Hendaklah kamu berbelas kasih seperti Bapamu berbelas kasih. Janganlah mengadili orang, supaya kamupun tidak diadili. Janganlah menghukum orang, agar kamupun tidak dihukum. Ampunilah, maka kamupun akan diampuni. Berilah, maka kamupun akan diberi. Suatu takaran yang tepat, penuh sesak, meluap dan melimpah akan ditumpahkan di pangkuanmu. Karena ukuran yang kamu pergunakan akan dipakai pula bagimu”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 10 Maret 2009
Bacaan I Yes 1:10.16-20
“Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan.”
Pembacaan dari kitab nabi Yesaya :
Dengarkanlah firman Tuhan, hai para pemimpin yang jahat! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat yang durhaka: “Berbasuhlah dan bersihkanlah dirimu. Jauhkanlah tingkah lakukmu yang durjana dari hadapanKu. Berhentilah berbuat jahat dan belajarlah berbuat baik. Usahakanlah keadilan, tolonglah orang yang tertindas. Berikanlah hak pada si yatim, dan belalah perkara si janda. Sesudah itu datanglah dan beracaralah dengan Daku, sabda Tuhan. sekalipun dosamu merah laksana sirih pinang, namun akan menjadi putih laksana kapur. Walaupun merah seperti darah, namun akan menjadi putih seperti kapas. Jika kamu bertobat dan taat kepada-Ku, kamu akan menikmati, kesejahteraan; tetapi jika kamu membangkang dan memberontak terhadap-Ku kamu akan dimakan pedang.” Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Siapa yang jujur jalannya, akan menyaksikan
keselamatan yang dari Allah.
Bacaan Injil Mat 23:1-12
“Yang mereka ajarkan tidak mereka lakukan.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Matius :
Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak dan murid-murid-Nya: “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menduduki kursi Musa. Sebab itu, taati dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu. Tetapi janganlah meneladan perbuatan mereka, sebab yang mereka ajarkan, tidak mereka lakukan. Mereka memberkas beban-beban berat, yang tak terpikul, dan meletakkannya di atas pundak orang lain, tetapi mereka sendiri dengan jaripun tak mau menyentuhnya. Segala perbuatan dilakukannya supaya dilihat orang. Mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang. mereka ingin menduduki tempat-tempat kehormatan dalam perjamuan dan kursi-kursi terdepan dalam rumah ibadat. Mereka gemar diberi hormat di pasar dan disapa dengan gelar Rabbi. Tetapi kamu janganlah kamu suka disebut Rabbi, sebab Rabbimu hanya seorang dan kamu semua saudara. Jangan pula kamu menyebut siapapun bapa di dunia, karena Bapamu hanya satu ialah yang ada di surga. Jangan pula kamu disebut pemimpin, sebab pemimpinmu hanya satu, yaitu Kristus. Barang siapa yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi abdimu. Sebab barang siapa meninggikan dirinya akan direndahkan, dan yang merendahkan dirinya akan ditinggikan. Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 11 Maret 2009
Bacaan I Yer 18:18-20
“Marilah kita menjebak dia!”
Pembacaan dari kitab Nabi Yeremia :
Ya Tuhan, musuh-musuh-Ku bersekongkol melawan daku. Mereka berkata: “Marilah kita membuat rencana untuk membunuh Yeremia. Kematiannya kan tidak merugikan kita; sebab para imam akan tetap mengajar, para bijak akan tetap memberi nasihat dan para nabi tetap menyampaikan firman. Marilah kita menjebak dia dengan ucapannya sendiri dan jangan kita menghiraukan perkataannya!”
Perhatikan aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah omongan para lawanku itu! masakan kebaikan dibalas dengan kejahatan! Sebab mereka telah menggali lubang perangkap untukku. Ingatlah bahwa aku telah menghadap Engkau dan mendoakan mereka, jangan sampai murkaMu menimpa mereka.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Selamatkanlah aku, ya Tuhan oleh kasih setia-Mu.
Bacaan Injil Mat 20:17-18
“Putera Manusia akan di hukum mati.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Sedang dalam perjalanan ke Yerusalem, Yesus memanggil kedua belas muridNya tersendiri dan berkata kepada mereka: ‘Sekarang kita pergi ke Yerusalem, dan Putera Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat dan akan dihukum mati. Ia akan diserahkan ke tangan orang-orang asing untuk diperolok-olok, disesah dan disalibkan, tetapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan”. Maka datanglah isteri Zebedeus kepada Yesus bersama dengan kedua anaknya, Yakobus dan Yohanes. Sambil bersujud mereka meminta sesuatu kepada Yesus. Yesus bertanya: “Apakah keingiananmu? “Jawab ibu itu kepadaNya: “Kiranya dalam kerajaanMu nanti, kedua puteraku ini duduk di sisiMu; seorang di sisi kanan, dan yang seorang lagi di sisi kiri”. Jawab Yesus: ” Kamu tidak mengerti, apa yang kamu minta. Sanggupkah kamu meminum piala yang harus Kuminum?” sahut mereka: “Kami sanggup”. Yesus bersabda lagi: “Piala ku memang akan kamu minum, tetapi duduk di sisi kanan atau kiriKu, bukan Aku yang berhak memberikannya. Sebab hal itu disediakan bagi mereka yang ditentukan oleh BapaKu” mendengar Percakapan itu, marahlah kesepuluh rasul yang lain kepada kedua bersaudara itu. tetapi Yesus memanggil mereka lalu bersabda:” Kamu tahu, bahwa para penguasa di dunia ini memerintah rakyatnya dengan tangan besi. Tetapi kamu, jangan berlaku demikian. Barang siapa di antara kamu ingin menjadi orang besar, hendaklah melayani sesamanya. Dan barang siapa di antara kami ingin menjadi orang terkemuka, hendaklah mengabdi sesamanya. Sama halnya dengan Putera Manusia: Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan menyerahkan nyawaNya untuk menebus semua orang”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 12 Maret 2009
Bacaan I Yer 17:5-10
“Terkutuklah orang yang menaruh
kepercayaan pada manusia; terberkatilah orang
yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan.”
Pembacaan dari kitab Yeremia :
Tuhan bersabda :”Terkutuklah orang yang menaruh kepercayannya pada manusia dan pada kekuatan lengannya, terkutuklah yang hatinya berbalik dari Tuhan. Ia seperti rumput kering di padang gurun. Ia tidak akan mengalami keselamatan. Ia akan berdiam di gurun pasir yang kering, di padang garam yang tak dapat didiami. Terberkatilah orang yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan, yang berharap pada Tuhan. Ia laksana pohon yang ditanam di tepi sungai, yang berakar sampai ke air. Ia tak takut akan tibanya musim kemarau,. Daunnya tetap hijau dan tidak layu di musim kering; ia tetap berbuah.
Hati manusia, memang berbelit-belit, penuh kelicikan; siapa dapat menyelaminya? Aku, Tuhan, Aku yang menyelami batin manusia dan mendugai lubuk hatinya. Aku yang membalas setiap orang setimpal dengan perbuatannya setimpal dengan hasil kerjanya.”
Demikianlah sabda Tuhan. *Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan kepada Tuhan.
Bacaan Injil Luk 16:19-31
“Sekarang Lazarus dihibur,
sedangkan engkau menderita.”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Lukas :
Pada suatu ketika berkatalah Yesus kepada orang-orang Farisi: “Ada seorang hartawan yang selalu berpakaian beludru dan sutera halus dan setiap hari berpesta pora. Ada pula seorang pengemis bernama Lazarus yang berbaring pada pintu rumah hartawan itu. seluruh tubuhnya penuh bisul bernanah. Ia ingin mengenyangkan diri dengan sisa-sisa makanan yang jatuh dari meja hartawan itu. tetapi tak seorangpun memberikannya. Malahan anjing-anjing datang menjilat bisulnya. Pada suatu hari meninggallah pengemis itu lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke dalam pangkuan Abraham. Hartawan itupun meninggal dan dikuburkan. Karena sangat menderita dalam neraka, ia mengangkat mata dan melihat di kejauhan Abraham dengan Lazarus dalam pangkuannya. Berserulah ia: ‘Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan datang menyegarkan lidahku, karena aku sangat menderita dalam nyala api ini’. Tetapi Abraham berkata kepadanya : ‘Anakku, ingatlah, bahwa engkau telah mengecap kebahagiannmu selama hidup, sedangkan Lazarus menderita sengsara. Maka sekarang ia dihibur, sedangkan engkau menderita. Tambahan pula antara kami dan kamu terbentang jurang yang sangat dalam, supaya orang yang ingin menyeberang dari sini kepadamu, tidak dapat. Demikianpun orang dari situ tidak dapat menyeberang ke mari’. Berkatalah orang itu: kalau demikian, saya minta, agar bapa sudi mengirim Lazarus ke rumah bapaku, sebab masih ada lima orang saudaraku. Hendaknya ia menasihati mereka, supaya merekapun jangan masuk ke dalam tempat derita ini’.
Tetapi Abraham berkata kepadanya: ‘mereka mempunyai Musa dan nabi-nabi, hendaklah mereka mendengarkannya’. Orang itu berkata: ‘Betul, bapaku Abraham, tetapi jika seorang dari antar orang mati datang kepada mereka, tentu mereka bertobat’. Abraham berkata kepadanya: ‘jika mereka tidak mendengarkan Musa dan nabi-nabi, tentu saja mereka tidak akan percaya meskipun ada seorang mati yang bangkit’”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 13 Maret 2009
Bacaan I Kej 37:3-4.12-13a.17b-28
“Lihat tukang mimpi kita datang! Marilah kita bunuh dia.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Yakub mengasihi Yusuf melebihi anak-anaknya yang lain; sebab Yusuf lahir waktu ayahnya sudah tua. Maka Yakub membuatkan dia jubah yang sangat indah. Saudara-saudaranya yang lain melihat, bahwa Yakub mencintai Yusuf melebihi mereka. Maka mereka membenci Yusuf dan tidak mau bergaul lagi dengan dia secara akrab. Sekali peristiwa pergilah saudara-saudaranya menggembalakan kawanan domba ayahnya dekat Sikehm. Lalu Yakub berkata kepada Yusuf: “ Kudengar saudara-saudaramu menggembalakan kawanan domba dekat Sikhem. Pergilah ke sana!” maka Yusuf menyusul saudara-saudaranya dan menemukan mereka di Dotan. Dari jauh mereka sudah melihat dia, dan sebelum ia sampai di tempat mereka, mereka telah bermufakat untuk membunuhnya. Mereka berkata satu sama lain: Lihat, tukang mimpi kita datang mari kita bunuh dia dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur. Lalu kita katakan bahwa ia diterkam seekor bintang buas. Nanti kita lihat bagaimana jadinya dengan mimpinya itu!’ ketika Ruben mendengar hal ini, ia ingin melepaskan Yusuf dari tangan mereka. Ia berkata: Jangan kita bunuh dia! Jangan tumpahkan darahnya! Lemparkan saja dia ke dalam sumur ini, tetapi jangan diapa-apakan!” dengan usulnya ini Ruben bermaskud melepaskan Yusuf dari tangan mereka dan membawanya pulang kepada Yakub. Begitu sampai di tempat saudara-saudaranya, Yusuf dilucuti jubahNya, jubah yang sangat indah itu. lalu ia diseret ke sumur dan melemparkan ke dalamnya. Sumur itu kosong, tidak berair. Kemudian mereka duduk dan makan. Ketika melayangkan pandangan, mereka melihat sebuah kafilah orang Ismael datang dari jurusan Gilead. Unta-untanya membawa muatan minyak narwastu, balsem dan damar untuk di jual di Mesir. Lalu Yehuda berkata kepada saudara-saudaranya :”Apa untungnya kita membunuh adik kita dan mengubur mayatnya? Mari kita jual dia kepada orang Ismael itu, tetapi jangan diapa-apakan, karena ia saudara kita, darah daging kita”. Usul ini diterima oleh saudara-saudaranya. Ketika kafilah saudagar itu sampai di tempat mereka, Yusuf dikeluarkan dari sumur dan dijual kepada orang Ismael itu seharga dua puluh keping perak. Mereka membawa Yusuf ke Mesir.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan oleh Tuhan.
Bacaan Injil Mat 21:33-43.45-46
“Inilah ahli waris marilah kita bunuh Dia.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Sekali peristiwa Yesus menceriterakan perumpamaan berikut ini kepada imam-imam kepala dan pemuka-pemuka rakyat : “Ada seorang tuan membuka sebidang kebun anggur. Ia memagarinya, menggali tempat pemerasan anggur di dalamnya dan membangun sebuah menara. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada beberapa petani, lalu berangkat ke negeri asing. Menjelang musim panen, diutusnya hamba-hamba kepada petani-petani itu untuk menerima hasil bagiannya. Tetapi hamba-hamba itu di tangkap oleh para petani. Seorang dipukul, yang lain dibunuh, dan yang lain pula dirajam. Kemudian tuan itu mengutus hamba-hamba lain, lebih banyak dari semula. Tetapi merekapun diperlakukan seperti yang dahulu itu. akhirnya ia mengutus puteranya sendiri. Ia berpikir: PuteraKu tentu akan mereka segani. Akan tetapi, tatkala petani-petani melihat putera itu datang, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: ‘inilah ahli waris. Marilah kita bunuh dia, agar kita mendapat warisannya’. Lalu mereka menangkap dia, menyeretnya ke luar kebun dan membunuhnya. Bila tuan kebun itu kembali, apakah tindakannya terhadap petani-petani itu? “ Sahut mereka: “ “tentu saja ia akan membinasakan mereka dan menyewakan kebunnya kepada petani lain, yang akan menyerahkan hasil pada waktunya”. Maka Yesus bersabda kepada mereka: “Tak pernahkah kamu baca dalam kitab suci: justru batu yang dibuang oleh para pembangun telah menjadi batu sendi? Inilah tindakan Tuhan, suatu hal yang ajaib dalam pandangan kita. Sebab itu Aku bersabda kepadamu: kerajaan Allah akan diambil dari kamu dan akan diberikan kepada bangsa-bangsa lain, yang akan menghasilkan buah”. Ketika imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mendengar perumpamaan-perumpamaan Yesus, mereka mengerti, bahwa merekalah yang dimaksudkanNya. Maka mereka berusaha untuk menangkap Yesus. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, karena Yesus dianggap seorang nabi.
Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 14 Maret 2009
Bacaan I Mikh 7:14-15.18-20
“Semoga Engkau melemparkan segala dosa kami
ke dalam dasar laut.”
Pembacaan dari kitab Mikha :
Ya Tuhan, gembalakanlah umatMu, kawanan domba milik pusakaMu. Mereka hidup terpencil di tengah-tengah padang tandus, padahal di sekeliling padang itu terdapat kebun buah-buahan yang subur. Semoga kawananMu merumput di daerah Basyan dan Gilead seperti sediakala. Perlihatkanlah karya-karyaMu yang agung, seperti pada waktu Engkau ke luar dari Mesir. Adakah Allah lain seperti Engkau yang mengampuni dosa dan memaafkan kejahatan? Engkau tidak murka untuk selama-lamanya, tetapi Engkau suka mengasihani. Semoga Engkau menyayangi kami kembali, menghapuskan kesalahan kami dan melemparkan segala dosa kami ke dasar laut. Semoga Engkau menunjukkan kesetiaan kepada Yakub dan kasih kepada Abraham, sebagaimana Kaujanjikan kepada leluhur kami di masa yang silam.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan adalah penyayang dan pengasih.
Bacaan Injil Luk 15:1-3.11-32
“Saudaramu ini telah mati, tetapi hidup kembali.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Pada suatu ketika pemungut-pemungut cukai dan orang-orang berdosa datang kepada Yesus untuk mendengarkan pengajaranNya. Oleh karena itu bersungut-sungutlah kaum Farisi dan ahli Taurat, sambil berkata: ‘orang ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka”. Maka Yesus mengucapkan perumpamaan ini kepada mereka: “Ada seorang mempunyai dua putera. Berkatalah yang bungsu kepada bapanya: “Bapa, berilah aku bagian harta yang menjadi hakku. Dan bapa itupun membagikan hartanya kepada kedua puteranya. Beberapa hari kemudian yang bungsu berkemas-kemas dan berangkat ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan hartanya dengan hidup berfoya-foya. Setelah ia menghabiskan segala hartanya, terjadilah kelaparan besar di daerah itu. ia sendiri mulai berkekurangan. Iapun memperhambakan diri pada seorang penduduk negeri itu, dan ia disuruh menggembalakan kawanan babi di ladang. Ia ingin mengisi perut dengan ampas, makanan babi, namun tak seorangpun memberikannya. Iapun mulai sadar dan berkata dalam hati: ‘Betapa banyak orang upahan di rumah bapaku menikmati makan berlimpah-limpah, dan aku ini harus mati kelaparan! Baiklah aku meniggalkan tempat ini dan kembali kepada bapaku. Aku akan berkata kepadanya: bapa, saya telah berdosa terhadap surga dan bapa; tak pantas lagi saya ini disebut puteramu; terimalah saya sebagai seorang upahan!’
Maka ditinggalkannya tempat itu dan ia pulang kepada bapanya. Melihat dia dari jauh, terharulah hati bapanya dan ia berlari menemui puteranya; ia merangkul dan menciumnya. Berkatalah anak itu kepadanya: ‘Bapa, saya telah berdosa terhadap surga dan bapa; tak pantas lagi saya ini disebut puteramu’. Tetapi bapa itu berkata kepada hamba-hambanya: Ambillah segera pakaian yang paling bagus dan kenakanlah padanya; pasanglah cincin pada jari tangannya dan sepatu pada kakinya. Carilah anak lembu yang paling gemuk, dan sembelihlah; marilah kita makan dan bersuka ria; karena puteraKu ini telah meninggal, tetapi hidup kembali; ia telah hilang, namun ditemukan kembali’. Merekapun mulai berpesta serta bersuka ria. Adapun puteranya yang sulung sedang bekerja di ladang; ketika kembali dan mendekati rumah, ia mendengar musik seta nyanyian. Lalu dipanggilnya seorang hamba dan ia bertanya apakah arti semuanya itu. hamba itu menjawab: Adikmu telah kembali dan bapamu menyembelih anak lembu yang paling gemuk, karena adikmu telah kembali dengan selamat’. Anak sulung itu marah dan tidak mau masuk. Bapanya ke luar dan berusaha membujuk dia. Tetapi anak itu berkata: ‘Sudah bertahun-tahun saya bekerja untuk bapa, dan tak satupun perintah bapa saya langgar, namun bapa belum pernah memberi saya seekor anak kambing sekalipun, supaya saya berpesta dan bersuka ria dengan kawan-kawanku. Tetapi ketika datang anakmu ini, yang telah memboroskan hartanya dengan wanita-wanita jalan, bapa menyembelih anak lembu yang paling gemuk’. Berkatalah bapa itu kepadanya: ‘Anakku, engkau selalu bersama aku, dan segala milikku adalah milikmu. Sepantas nyalah kita berpesta dan bergembira, karena saudaramu ini telah mati, tetapi hidup kembali; telah hilang, namun ditemukan kembali’”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Label:
ekaristi
Ekaristi 2-7 Maret 2009
Senin, 2 Maret 2009
Bacaan I Im 19:1-2.11-18
“Hendaknya kamu mengadili sesamamu
sesuai dengan kebenaran”.
Pembacaan dari kitab Imamat :
Tuhan bersabda kepada Musa :”Berbicaralah dengan seluruh jemaat orang Israel dan katakanlah begini: Hendaklah kamu kudus, sebab Aku ini Kudus, Aku, Tuhan Allahmu. Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berdusta atau menipu sesama. Janganlah kamu bersumpah palsu demi namaKu, sebab dengan demikian kamu akan menodai kekudusan nama Allahmu; sebab Akulah Tuhan. Janganlah memeras sesamamu dan janganlah merampas miliknya; upah seorang buruh harian jangan kamu tahan sampai keesokan harinya. Janganlah mengumpat orang bisu dan jangan menaruh sandungan di depan orang buta. Tetapi hendaknya kamu hidup takwa; sebab Akulah Tuhan. Janganlah kamu berbuat curang dalam pengadilan; janganlah memihak, entah kepada orang kecil, entah kepada orang besar. Tetapi hendaknya kamu mengadili sesamamu sesuai dengan kebenaran. Janganlah kamu memfitnah sesamamu sehingga merugikan hidupnya; sebab Akulah Tuhan. Janganlah ada rasa benci dalam hatimu terhadap saudaramu; hendaknya sesamamu kautegur dengan terus terang. Dengan demikian kamu tidak membebani dirimu dengan dosanya. Jangan membalas dendam, jangan mengingat-ingat kejahatan orang lain. Cintailah sesamamu seperti dirimu sendiri;Akulah Tuhan”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: SabdaMu, ya Tuhan, adalah Roh dan kehidupan.
Bacaan Injil Mat 25:31-46
“ Segala sesuatu yang telah kamu lakukan
untuk sesamamu, kamu lakukan untuk Aku.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius:
Pada suatu ketika Yesus berkata kepada murid-muridNya:” Apabila Putera Manusia datang dalam kemuliaanNya dan semua malaikat bersama dengan Dia, Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaanNya. Segala bangsa akan dikumpulkan di hadapanNya, dan Ia akan memisahkan mereka, yang satu dari yang lain, seperti gembala memisahkan domba dari kambing. Domba-domba akan ditempatkanNya di sebelah kananNya dan kambing-kambing di sebelah kiriNya. Maka raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kananNya: ‘marilah, hai kamu yang diberkati BapaKu, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawati Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku’. Maka orang-orang benar itu akan bertanya: ‘Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus, dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang, dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?’ Dan raja itu menjawab: ‘Aku berkata kepadamu segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku’. Dan kepada mereka yang disebelah kiriNya Ia berkata; Enyahlah dari hadapanKu, hai orang-orang terkutuk, dan masuklah ke dalam api kekal yang telah disediakan untuk setan dan malaikat-malaikatNya. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawati Aku’. Merekapun akan menjawab: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, haus atau sebagai orang asing, atau telanjang, sakit, atau dalam penjara, dan kami tidak melayani Engkau?’ Maka Ia menjawab: ‘Aku berkata kepadamu; segala sesuatu yang tak kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, tidak kamu lakukan juga untuk Aku’ mereka ini akan masuk ke tempat siksaan kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup abadi”.Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 3 Maret 2009
Bacaan I Yes 55:10-11
“SabdaKu melaksanakan kehendakKu.”
Pembacaan dari kitab Yesaya :
Inilah sabda Tuhan: “Sebagaimana hujan dan salju turun dari langit dan tiada berbalik ke sana, sebelum membasahi dan menggenangi bumi, sampai bumi menghasilkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan makanan kepada manusia, demikian pula sabda yang ke luar dari mulut-Ku, tak akan kembali dengan hampa, sebelum melaksankan kehendakKu dan berhasil menjalankan perintahKu.”
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Tuhan melepaskan orang benar dari segala kesesakan.
Bacaan Injil Mat 6 : 7-15
“Yesus mengajar para murid berdoa.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Matius :
Dalam kotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Bila kamu berdoa, janganlah mengucapkan doa yang panjang-panjang seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka doanya akan dikabulkan karena banyaknya kata-kata. Jadi janganlah kamu seperti mereka sebab Bapamu sudah mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu memintanya, karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa, untuk selama-selamanya. Amin.
Sebab jikalau kamu mengampuni kesalahan sesama, Bapa-Mu di surga akan mengampuni kesalahanmu juga. Sebaliknya jikalau kamu tidak mengampuni kesalahan sesama, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 4 Maret 2009
Bacaan I Yun 3:1-10
“Penghuni Niniwe berbalik
dari jalannya yang durjana.”
Pembacaan dari kitab Nabi Yunus ;
Inilah firman Tuhan kepada Yunus: “Bangunlah dan berangkatlah ke Niniwe, kota besar itu. maklumkanlah di sana warta yang Kusabdakan kepadamu”. Maka Yunuspun bangun dan berangkat menuju Niniwe, seturut firman Tuhan. Niniwe itu sebuah kota yang sangat besar; luasnya sejauh tiga hari perjalanan. Yunus memasuki kota itu sejauh sehari perjalanan, dan berseru: “Empat puluh hari lagi Niniwe akan dibinasakan”. Penghuni Niniwe percaya akan Allah. Mereka mengumumkan puasa dan mengenakan pakaian dari karung, mulai dari orang-orang tua sampai kepada anak-anak kecil. Ketika kabar itu sampai kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya. Ia menanggalkan jubahnya, mengenakan pakaian dari karung, lalu duduk dalam abu. Kemudian di seluruh kota Niniwe diumumkan maklumat raja dan para pembesar, bunyinya: “Manusia dan ternak, sapi dan kambing, tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Semuanya, manusia maupun ternak, wajib mengenakan kain karung dan berseru kepada Allah. Semuanya wajib berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kelaliman yang dilakukannya. Mudah-mudahan dengan demikian Allah menyesal dan berbalik dari murkaNya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa”. Allah melihat perbuatan mereka dan bagaimana mereka berbalik dari jalannya yang durjana. Maka Ia menyesalkan bencana, yang hendak ditimpakannya pada mereka, dan Ia membatalkan bencana itu. Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Bacaan Injil Luk 11:29-32
“Angkatan ini tidak akan diberi tanda
selain tanda nabi Yunus.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Yesus berkata kepada orang banyak yang mengerumuni Dia: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pula Putera Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada hari pengadilan, ratu dari Seba di daerah selatan itu akan tampil bersama angkatan ini dan akan menghukum mereka. Sebab ratu itu datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, padahal yang ada di sini lebih besar dari pada Salomo! Pada hari pengadilan, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan akan menghukum mereka. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mendengarkan seruan Yunus, padahal yang ada di sini lebih besar dari pada Yunus.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 5 Maret 2009
Bacaan I Est 4:10a-12.17-19
“Aku tidak mempunyai penolong
selain Dikau, ya Tuhan. "
Pembacaan dari kitab Ester :
Pada suatu waktu umat Israel terancam bahaya maut. Maka ratu Ester berlindung pada Tuhan, Allah Israel, dan mohon kepadaNya: “O Tuhanku raja, Engkaulah Mahaesa. Tolonglah aku, sebab aku sendirian dan tidak mempunyai penolong selain Dikau. Aku hendak mempertaruhkan nyawaku. Sejak kecil aku mendengar dari kaum kerabatku, bahwa Engkau, ya Tuhan, telah memilih Israel dari antara sekalian bangsa. Para leluhur kami telah Kaupilih dari antara sekalian suku untuk menjadi milik pusakakMu selama-lamanya. Semua janjiMu kepada mereka telah Kaulaksanakan. Ingatlah ya Tuhan, dan tunjukkanlah perhatianMu pada masa penderitaan kami. Berilah aku keberanian, ya raja para dewata, Tuhan segala kuasa. Ilhamkanlah kepadaku kata-kata yang tepat, sebab aku akan mengahadapi raja yang dahasyat seperti singa. Ubahlah hatinya, agar ia membenci musuh-musuh kami dan menumpas mereka. Selamatkanlah kami dengan kekuatanMu. Tolonglah aku, sebab aku sendirian dan tidak mempunyai penolong selain Dikau”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku, ya Tuhan.
Bacaan Injil Mat 7:7-12
“Setiap orang meminta akan menerima.”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Matius :
Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-muridNya :”Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan. Karena setiap orang yang meminta, akan menerima; yang mencari, akan mendapat; dan yang mengetuk, akan dibukai pintu. Siapa di antara kamu akan memberi anaknya sebuah batu, kalau anak itu meminta roti? Atau seekor ular, kalau ia meminta ikan? Jadi, kalau kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, betapa pula Bapamu di surga akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya. Sebagimana kamu menghendaki orang memperlakukan kamu, demikian pula hendaknya kamu memperlakukan mereka. Itulah inti hukum Taurat dan para nabi”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 6 Maret 2009
Bacaan I Yeh 18:21-28
“Apakah kamu mengira Aku senang
bila orang jahat mati?”
Pembacaan dari kitab Nabi Yehezkiel :
Inilah firman Tuhan Allah: “Jikalau orang jahat bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada semua ketetapanKu serta melakukan keadilan dan kejujuran, pastilah ia akan hidup dan tidak akan mati. Segala dosa yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi; ia akan hidup karena kejujuran yang dilakukannya. Apakah kamu mengira Aku senang bila orang jahat mati? bukankah sebaliknya Aku senang bila orang jahat bertobat dan hidup! Jikalau orang jujur berbalik dari kejujurannya dan melakukan kejahatan sama dengan orang jahat, - apakah ia akan hidup? Segala kejujuran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi; ia akan mati karena ia tidak setia dan karena dosa yang dilakukannya. Kamu katakan: Jalan Tuhan tidak adil. Maka kini dengarlah, hai keluarga Israel: Adakah jalanKu tidak adil? Bukankah jalan Mulah yang tidak adil? Jika seorang jujur berbalik dari kejujurannya dan berlaku jahat, ia akan mati dalam kejahatannya itu; ia akan mati karena kejahatan yang telah ia lakukan, Akan tetapi, bila seorang jahat berbalik dari kejahatan yang telah ia lakukan lalu berlaku adil dan jujur, maka ia menyelamatkan hidupnya. Ia akan hidup dan takkan mati, sebab ia telah insyaf dan berbalik dari segala kejahatan yang telah ia lakukan”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan ya Tuhan
siapakah yang dapat tahan?
Bacaan Injil Mat 5:20-26
“Berdamailah dulu dengan saudaramu.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Pada waktu itu bersabdalah Yesus kepada murid-muridNya :” Kalau cara hidupmu tidak lebih suci dari pada cara hidup para ahli Kitab dan kaum Farisi, kamu tidak akan masuk kerajaan Allah. Kamu tahu, apa yang dikatakan dahulu: jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: “ Barang siapa memarahi saudaranya, akan dibawa ke pengadilan; barang siapa mengatakan : ‘ Kau goblok, ia sendiri akan dihadapkan ke majelis tinggi; dan yang berkata: “’Kau murtad, ia sendiri akan dikenakan hukuman api neraka. Jadi, jika engkau membawa persembahan ke altar dan di situ engkau teringat, bahwa saudaramu sakit hati terhadapmu, maka tinggalkan persembahanmu di depan altar itu dan pergi berdamai dulu dengan saudaramu; baru sesudah itu datanglah kembali untuk mempersembahkan kurbanmu. Coba lekaslah berdamai dengan penggugatmu selagi bersama dengan dia menuju ke pengadilan, jangan sampai ia menyerahkan engkau kepada hakim, dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya, yang menjebloskan engkau ke dalam penjara. Pasti, engkau takkan ke luar sebelum melunaskan hutangmu sampai terakhir”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 7 Maret 2009
Bacaan I Ul 26:16-19
“kamu telah menjadi bangsa yang kudus
bagi Tuhan.”
Pembacaan dari kitab Ulangan :
Musa berkata kepada umat Israel: “pada hari ini Tuhan Allahmu memerintahkan kepadamu untuk menjalankan segala ketetapanNya. Hendaknya kamu melakukan segala hukum itu dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga. Pada hari ini kamu menerima pernyataan Tuhan, bahwa Ia akan menjadi Allahmu. Syaratnya ialah bahwa kamu mengikuti bimbinganNya, menepati segala perintah, hukum dan ketetapanNya serta mendengarkan suaraNya. Di lain Pihak, pada hari ini Tuhan menuntut pernyataanmu, bahwa kamu akan menjadi umatNya, inilah firmanNya, dan syaratnya ialah, bahwa kamu menepati segala perintahNya. Dengan demikian Tuhan telah mengangkat kamu di atas semua bangsa yang diciptakanNya. Kamu telah menjadi bangsa yang terhormat, yang mulia dan termasyhur, bangsa yang kudus bagi Tuhan, sesuai dengan firmanNya”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Berbahagialah orang yang hidup menurut Taurat Tuhan.
Bacaan Injil Mat 5:43-48
“kamu harus sempurna seperti Bapamu di surga .”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-muridNya : “ Kamu mendengar, bahwa dahulu dikatakan: Kasihilah sesamamu dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuh-musuhmu dan doakanlah mereka yang menganiaya kamu. Dengan demikian kamu akan menjadi anak Bapamu di surga. Sebab ia membuat matahariNya terbit bukan hanya bagi orang yang baik, melainkan juga bagi orang yang jahat; dan ia menurunkan hujan bukan hanya bagi orang yang saleh, melainkan juga bagi orang yang jahil. Apa kiranya ganjaranmu nanti, kalau kamu mengasihi hanya orang yang mengasihi kamu? Tukang korupsipun berbuat demikian! Dan kalau kamu memberi salam hanya kepada saudaramu saja, apakah kamu berbuat sesuatu yang luar biasa? Orang kafirpun berbuat demikian! Jadi kamu harus sempurna, seperti Bapamu di surga sempurna adanya”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Bacaan I Im 19:1-2.11-18
“Hendaknya kamu mengadili sesamamu
sesuai dengan kebenaran”.
Pembacaan dari kitab Imamat :
Tuhan bersabda kepada Musa :”Berbicaralah dengan seluruh jemaat orang Israel dan katakanlah begini: Hendaklah kamu kudus, sebab Aku ini Kudus, Aku, Tuhan Allahmu. Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berdusta atau menipu sesama. Janganlah kamu bersumpah palsu demi namaKu, sebab dengan demikian kamu akan menodai kekudusan nama Allahmu; sebab Akulah Tuhan. Janganlah memeras sesamamu dan janganlah merampas miliknya; upah seorang buruh harian jangan kamu tahan sampai keesokan harinya. Janganlah mengumpat orang bisu dan jangan menaruh sandungan di depan orang buta. Tetapi hendaknya kamu hidup takwa; sebab Akulah Tuhan. Janganlah kamu berbuat curang dalam pengadilan; janganlah memihak, entah kepada orang kecil, entah kepada orang besar. Tetapi hendaknya kamu mengadili sesamamu sesuai dengan kebenaran. Janganlah kamu memfitnah sesamamu sehingga merugikan hidupnya; sebab Akulah Tuhan. Janganlah ada rasa benci dalam hatimu terhadap saudaramu; hendaknya sesamamu kautegur dengan terus terang. Dengan demikian kamu tidak membebani dirimu dengan dosanya. Jangan membalas dendam, jangan mengingat-ingat kejahatan orang lain. Cintailah sesamamu seperti dirimu sendiri;Akulah Tuhan”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: SabdaMu, ya Tuhan, adalah Roh dan kehidupan.
Bacaan Injil Mat 25:31-46
“ Segala sesuatu yang telah kamu lakukan
untuk sesamamu, kamu lakukan untuk Aku.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius:
Pada suatu ketika Yesus berkata kepada murid-muridNya:” Apabila Putera Manusia datang dalam kemuliaanNya dan semua malaikat bersama dengan Dia, Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaanNya. Segala bangsa akan dikumpulkan di hadapanNya, dan Ia akan memisahkan mereka, yang satu dari yang lain, seperti gembala memisahkan domba dari kambing. Domba-domba akan ditempatkanNya di sebelah kananNya dan kambing-kambing di sebelah kiriNya. Maka raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kananNya: ‘marilah, hai kamu yang diberkati BapaKu, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawati Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku’. Maka orang-orang benar itu akan bertanya: ‘Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus, dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang, dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?’ Dan raja itu menjawab: ‘Aku berkata kepadamu segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu lakukan untuk Aku’. Dan kepada mereka yang disebelah kiriNya Ia berkata; Enyahlah dari hadapanKu, hai orang-orang terkutuk, dan masuklah ke dalam api kekal yang telah disediakan untuk setan dan malaikat-malaikatNya. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawati Aku’. Merekapun akan menjawab: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, haus atau sebagai orang asing, atau telanjang, sakit, atau dalam penjara, dan kami tidak melayani Engkau?’ Maka Ia menjawab: ‘Aku berkata kepadamu; segala sesuatu yang tak kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, tidak kamu lakukan juga untuk Aku’ mereka ini akan masuk ke tempat siksaan kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup abadi”.Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 3 Maret 2009
Bacaan I Yes 55:10-11
“SabdaKu melaksanakan kehendakKu.”
Pembacaan dari kitab Yesaya :
Inilah sabda Tuhan: “Sebagaimana hujan dan salju turun dari langit dan tiada berbalik ke sana, sebelum membasahi dan menggenangi bumi, sampai bumi menghasilkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan makanan kepada manusia, demikian pula sabda yang ke luar dari mulut-Ku, tak akan kembali dengan hampa, sebelum melaksankan kehendakKu dan berhasil menjalankan perintahKu.”
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Tuhan melepaskan orang benar dari segala kesesakan.
Bacaan Injil Mat 6 : 7-15
“Yesus mengajar para murid berdoa.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Matius :
Dalam kotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Bila kamu berdoa, janganlah mengucapkan doa yang panjang-panjang seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka doanya akan dikabulkan karena banyaknya kata-kata. Jadi janganlah kamu seperti mereka sebab Bapamu sudah mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu memintanya, karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa, untuk selama-selamanya. Amin.
Sebab jikalau kamu mengampuni kesalahan sesama, Bapa-Mu di surga akan mengampuni kesalahanmu juga. Sebaliknya jikalau kamu tidak mengampuni kesalahan sesama, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 4 Maret 2009
Bacaan I Yun 3:1-10
“Penghuni Niniwe berbalik
dari jalannya yang durjana.”
Pembacaan dari kitab Nabi Yunus ;
Inilah firman Tuhan kepada Yunus: “Bangunlah dan berangkatlah ke Niniwe, kota besar itu. maklumkanlah di sana warta yang Kusabdakan kepadamu”. Maka Yunuspun bangun dan berangkat menuju Niniwe, seturut firman Tuhan. Niniwe itu sebuah kota yang sangat besar; luasnya sejauh tiga hari perjalanan. Yunus memasuki kota itu sejauh sehari perjalanan, dan berseru: “Empat puluh hari lagi Niniwe akan dibinasakan”. Penghuni Niniwe percaya akan Allah. Mereka mengumumkan puasa dan mengenakan pakaian dari karung, mulai dari orang-orang tua sampai kepada anak-anak kecil. Ketika kabar itu sampai kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya. Ia menanggalkan jubahnya, mengenakan pakaian dari karung, lalu duduk dalam abu. Kemudian di seluruh kota Niniwe diumumkan maklumat raja dan para pembesar, bunyinya: “Manusia dan ternak, sapi dan kambing, tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Semuanya, manusia maupun ternak, wajib mengenakan kain karung dan berseru kepada Allah. Semuanya wajib berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kelaliman yang dilakukannya. Mudah-mudahan dengan demikian Allah menyesal dan berbalik dari murkaNya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa”. Allah melihat perbuatan mereka dan bagaimana mereka berbalik dari jalannya yang durjana. Maka Ia menyesalkan bencana, yang hendak ditimpakannya pada mereka, dan Ia membatalkan bencana itu. Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Bacaan Injil Luk 11:29-32
“Angkatan ini tidak akan diberi tanda
selain tanda nabi Yunus.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Yesus berkata kepada orang banyak yang mengerumuni Dia: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pula Putera Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. Pada hari pengadilan, ratu dari Seba di daerah selatan itu akan tampil bersama angkatan ini dan akan menghukum mereka. Sebab ratu itu datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, padahal yang ada di sini lebih besar dari pada Salomo! Pada hari pengadilan, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan akan menghukum mereka. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mendengarkan seruan Yunus, padahal yang ada di sini lebih besar dari pada Yunus.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 5 Maret 2009
Bacaan I Est 4:10a-12.17-19
“Aku tidak mempunyai penolong
selain Dikau, ya Tuhan. "
Pembacaan dari kitab Ester :
Pada suatu waktu umat Israel terancam bahaya maut. Maka ratu Ester berlindung pada Tuhan, Allah Israel, dan mohon kepadaNya: “O Tuhanku raja, Engkaulah Mahaesa. Tolonglah aku, sebab aku sendirian dan tidak mempunyai penolong selain Dikau. Aku hendak mempertaruhkan nyawaku. Sejak kecil aku mendengar dari kaum kerabatku, bahwa Engkau, ya Tuhan, telah memilih Israel dari antara sekalian bangsa. Para leluhur kami telah Kaupilih dari antara sekalian suku untuk menjadi milik pusakakMu selama-lamanya. Semua janjiMu kepada mereka telah Kaulaksanakan. Ingatlah ya Tuhan, dan tunjukkanlah perhatianMu pada masa penderitaan kami. Berilah aku keberanian, ya raja para dewata, Tuhan segala kuasa. Ilhamkanlah kepadaku kata-kata yang tepat, sebab aku akan mengahadapi raja yang dahasyat seperti singa. Ubahlah hatinya, agar ia membenci musuh-musuh kami dan menumpas mereka. Selamatkanlah kami dengan kekuatanMu. Tolonglah aku, sebab aku sendirian dan tidak mempunyai penolong selain Dikau”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku, ya Tuhan.
Bacaan Injil Mat 7:7-12
“Setiap orang meminta akan menerima.”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Matius :
Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-muridNya :”Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan. Karena setiap orang yang meminta, akan menerima; yang mencari, akan mendapat; dan yang mengetuk, akan dibukai pintu. Siapa di antara kamu akan memberi anaknya sebuah batu, kalau anak itu meminta roti? Atau seekor ular, kalau ia meminta ikan? Jadi, kalau kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, betapa pula Bapamu di surga akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya. Sebagimana kamu menghendaki orang memperlakukan kamu, demikian pula hendaknya kamu memperlakukan mereka. Itulah inti hukum Taurat dan para nabi”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 6 Maret 2009
Bacaan I Yeh 18:21-28
“Apakah kamu mengira Aku senang
bila orang jahat mati?”
Pembacaan dari kitab Nabi Yehezkiel :
Inilah firman Tuhan Allah: “Jikalau orang jahat bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada semua ketetapanKu serta melakukan keadilan dan kejujuran, pastilah ia akan hidup dan tidak akan mati. Segala dosa yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi; ia akan hidup karena kejujuran yang dilakukannya. Apakah kamu mengira Aku senang bila orang jahat mati? bukankah sebaliknya Aku senang bila orang jahat bertobat dan hidup! Jikalau orang jujur berbalik dari kejujurannya dan melakukan kejahatan sama dengan orang jahat, - apakah ia akan hidup? Segala kejujuran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi; ia akan mati karena ia tidak setia dan karena dosa yang dilakukannya. Kamu katakan: Jalan Tuhan tidak adil. Maka kini dengarlah, hai keluarga Israel: Adakah jalanKu tidak adil? Bukankah jalan Mulah yang tidak adil? Jika seorang jujur berbalik dari kejujurannya dan berlaku jahat, ia akan mati dalam kejahatannya itu; ia akan mati karena kejahatan yang telah ia lakukan, Akan tetapi, bila seorang jahat berbalik dari kejahatan yang telah ia lakukan lalu berlaku adil dan jujur, maka ia menyelamatkan hidupnya. Ia akan hidup dan takkan mati, sebab ia telah insyaf dan berbalik dari segala kejahatan yang telah ia lakukan”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan ya Tuhan
siapakah yang dapat tahan?
Bacaan Injil Mat 5:20-26
“Berdamailah dulu dengan saudaramu.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Pada waktu itu bersabdalah Yesus kepada murid-muridNya :” Kalau cara hidupmu tidak lebih suci dari pada cara hidup para ahli Kitab dan kaum Farisi, kamu tidak akan masuk kerajaan Allah. Kamu tahu, apa yang dikatakan dahulu: jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: “ Barang siapa memarahi saudaranya, akan dibawa ke pengadilan; barang siapa mengatakan : ‘ Kau goblok, ia sendiri akan dihadapkan ke majelis tinggi; dan yang berkata: “’Kau murtad, ia sendiri akan dikenakan hukuman api neraka. Jadi, jika engkau membawa persembahan ke altar dan di situ engkau teringat, bahwa saudaramu sakit hati terhadapmu, maka tinggalkan persembahanmu di depan altar itu dan pergi berdamai dulu dengan saudaramu; baru sesudah itu datanglah kembali untuk mempersembahkan kurbanmu. Coba lekaslah berdamai dengan penggugatmu selagi bersama dengan dia menuju ke pengadilan, jangan sampai ia menyerahkan engkau kepada hakim, dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya, yang menjebloskan engkau ke dalam penjara. Pasti, engkau takkan ke luar sebelum melunaskan hutangmu sampai terakhir”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 7 Maret 2009
Bacaan I Ul 26:16-19
“kamu telah menjadi bangsa yang kudus
bagi Tuhan.”
Pembacaan dari kitab Ulangan :
Musa berkata kepada umat Israel: “pada hari ini Tuhan Allahmu memerintahkan kepadamu untuk menjalankan segala ketetapanNya. Hendaknya kamu melakukan segala hukum itu dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga. Pada hari ini kamu menerima pernyataan Tuhan, bahwa Ia akan menjadi Allahmu. Syaratnya ialah bahwa kamu mengikuti bimbinganNya, menepati segala perintah, hukum dan ketetapanNya serta mendengarkan suaraNya. Di lain Pihak, pada hari ini Tuhan menuntut pernyataanmu, bahwa kamu akan menjadi umatNya, inilah firmanNya, dan syaratnya ialah, bahwa kamu menepati segala perintahNya. Dengan demikian Tuhan telah mengangkat kamu di atas semua bangsa yang diciptakanNya. Kamu telah menjadi bangsa yang terhormat, yang mulia dan termasyhur, bangsa yang kudus bagi Tuhan, sesuai dengan firmanNya”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Berbahagialah orang yang hidup menurut Taurat Tuhan.
Bacaan Injil Mat 5:43-48
“kamu harus sempurna seperti Bapamu di surga .”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-muridNya : “ Kamu mendengar, bahwa dahulu dikatakan: Kasihilah sesamamu dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuh-musuhmu dan doakanlah mereka yang menganiaya kamu. Dengan demikian kamu akan menjadi anak Bapamu di surga. Sebab ia membuat matahariNya terbit bukan hanya bagi orang yang baik, melainkan juga bagi orang yang jahat; dan ia menurunkan hujan bukan hanya bagi orang yang saleh, melainkan juga bagi orang yang jahil. Apa kiranya ganjaranmu nanti, kalau kamu mengasihi hanya orang yang mengasihi kamu? Tukang korupsipun berbuat demikian! Dan kalau kamu memberi salam hanya kepada saudaramu saja, apakah kamu berbuat sesuatu yang luar biasa? Orang kafirpun berbuat demikian! Jadi kamu harus sempurna, seperti Bapamu di surga sempurna adanya”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Label:
ekaristi
Selasa, 24 Februari 2009
Ekaristi Tgl 23-28 Februari 2009
Senin, 23 Februari 2009 Peringatan Wajib St. Polikarpus, Usk Mrt.
Bacaan I Sir 1:1-10
“Tuhanlah sumber kebijaksanaan”.
Pembacaan dari kitab putera Sirakh :
Kebijaksanaan berasal dari Tuhan dan menyertai Dia selama-selama nya. Siapa dapat menghitung pasir di laut dan tetes hujan? Siapa dapat menghitung jumlah hari dalam keabadian? Tingginya langit, luasnya bumi dan dalamnya samudera raya, siapa gerangan dapat menduganya? Sebelum segala-galanya itu ada, kebijaksanaan sudah diciptakan, dan pengertian yang arif ada sejak dahulu kala. Siapakah yang menyelami pangkal kebijaksanaan, dan siapakah yang mengetahui sumber-sumbernya? Hanyalah satu yang bijaksana, teramat menggetarkan, yaitu Yang bersemayam di atas singgasanaNya. Tuhanlah yang menciptakan kebijaksanaan, Tuhanlah yang melihat dan menghitungnya. Tuhan mencurahkan kebijaksanaan atas segala ciptaanNya. Dalam semua makhluk kebijaksanaan ada sekadar pemberian Tuhan, Ia membagikannya kepada orang yang cinta kepada-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan.
Bacaan Injil Mrk. 9: 14-29
“ Aku percaya! Tolonglah aku yang kurang percaya ini.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Sesudah turun dari gunung, Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain. Mereka melihat murid-murid itu dikerumuni banyak orang, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka. Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia. Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Apa yang sedang kamu persoalkan?” kata seorang dari mereka: “Guru, anakku ini kubawa kepadaMu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia. Dan setiap ia diserang oleh roh itu, ia dibantingkan ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-muridMu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak mampu”. Maka kata Yesus kepada mereka: “Hai kamu, angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!” lalu anak itu dibawa kepadaNya. Waktu roh itu melihat Yesus, digoncang-goncangnya anak itu, sehingga terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa. Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: “Sudah berapa lama ia mengalami ini?” Jawabnya: “Sejak masa kecilnya. Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinaskannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami”. Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Segera ayah anak itu berteriak:”Aku percaya! Tolonglah aku yang kurang percaya ini!” ketika Yesus melihat makin banyak orang berkerumun, Ia menegur roh jahat itu dengan keras, kataNya: “Hai kau, roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan kepadamu, keluarlah dari anak ini dan jangan memasukinya lagi!” lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang berkata: “Ia sudah mati”. Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri. Ketika Yesus sudah dirumah, dan murid-muridNya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?” jawabNya kepada mereka: “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 24 Februari 2009
Bacaan I Sir 2:1-11
“Siap sedialah untuk menerima pencobaan.”
Pembacaan dari Kitab putera Sirakh :
Anakku, jikalau engkau berniat mengabdi Tuhan, siap sedialah untuk menerima pencobaan. Tabahkanlah hatimu, dan jangan gelisah pada waktu yang malam. Berpautlah kepada Tuhan, jangan murtad dari pada-Nya supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu. Terimalah apa saja yang menimpa dirimu, dan hendaklah sabar dalam segala kehinaan. Sebab emas diuji dalam api, tetapi para pilihan Tuhan dalam tanur kehinaan. Percayalah pada Tuhan, maka Ia akan menolong engkau, ikutilah jalan yang lurus dan berharaplah pada Tuhan. Hai kamu, orang-orang takwa, nantikanlah belas kasihan Tuhan, jangan menyimpang, supaya tidak terjatuh. Hai kamu, orang-orang takwa, percayalah pada Tuhan, niscaya kamu tidak akan kehilangan ganjaranmu. Hai kamu, orang-orang takwa, harapkanlah karunia Tuhan, yakni suka cita kekal dan belas kasihan. Perhatikanlah segala angkatan yang sudah – sudah dan selidikilah: Adakah orang percaya pada Tuhan yang dikecewakan? Ataukah orang takwa yang ditinggikan? Ataukah orang berseru kepada Tuhan yang tidak dihiraukan oleh-Nya? Memang Tuhan adalah penyayang dan pengasih, Ia mengampuni dosa dan menyelamatkan pada saat kemalangan.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Percayakanlah hidupmu kepada Tuhan, dan Ia akan bertindak.
Bacaan Injil Mrk 9: 30-37
“Barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka, hendaklah menjadi pelayan sekalian orang.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Markus.
Pada suatu hari Yesus dan murid-muridNya melintasi wilayah Galilea. Yesus tidak mau hal itu diketahui orang sebab Ia sedang mengajar murid-muridNya. Ia berkata kepada mereka: “Putera Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan mereka akan membunuhNya. Tetapi setelah di bunuh, Ia akan bangkit pada hari ketiga”. Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan bertanya. Kemudian mereka sampai di Kapernaum. Setiba di rumah, Yesus bertanya kepada mereka: “Apa yang kamu percakapkan tadi di jalan?” tetapi mereka diam saja. Sesungguhnya di jalan tadi mereka mempersoalkan siapa yang terbesar di antara mereka. Maka Yesus duduk dan memanggil kedua belas muridNya dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka, hendaklah menjadi yang terkemudian dan menjadi pelayan seklian orang”. Sesudah itu dipanggilNya seorang anak kecil, ditempatkannya di tengah-tengah mereka, dan sambil memeluk anak itu Iapun berkata: “Barang siapa menerima seorang kanak-kanak seperti dia ini demi namaKu, dia menerima Aku. Dan barang siapa menerima Aku, sebenarnya bukan menerima Aku melainkan menerima Dia yang mengutus Aku.
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 25 Februari 2009 Hari Rabu Abu.
Bacaan I 2Kor 5:20-6:2
“Damaikanlah dirimu dengan Allah.
Sekarang inilah hari yang tepat.”
Pembacaan dari surat rasul Paulus kepada umat di Korintus:
Saudara-saudara, kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. Sebab Allah berfirman, “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Pada hari ini, kamu mendengar suara Tuhan, janganlah bertegar hati.
Bacaan Injil Mat 6:1-6.16-18
“Bapamu yang melihat yang tersembunyi
akan membalasnya kepadamu.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada waktu itu Yesus bersabda kepada murid-muridNya,”Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di surga. Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 26 Februari 2009
Bacaan I Ul 30:15-20
“Pada hari ini aku menawarkan kepadamu
dua pilihan: berkat atau kutuk.”
Pembacaan dari kitab ulangan :
Musa berkata kepada Israel: “Perhatikanlah, pada hari ini aku menawarkan kepadamu dua pilihan: Hidup dan kebahagiaan atau kematian dan kemalangan. Kalau kamu mendengarkan perintah-perintah Tuhan Allahmu, yang pada hari ini kusampaikan kepadamu, yaitu kalau kamu mengasihi Tuhan Allahmu, mengikuti bimbinganNya serta mentaati segala hukum dan ketetapanNya, maka kamu akan hidup dan menjadi bangsa besar. Kalau begitu, Tuhan Allahmu akan memberkati kamu di tanah yang akan kamu masuki dan kamu duduki. Sebaliknya, kalau hatimu membangkang dan kamu tidak mau mendengarkan perintah-perintah Tuhan, dan kalau kamu bahkan mau disesatkan untuk sujud menyembah dewa-dewa serta berbakti kepada mereka, maka pada hari ini Kutegaskan kepadamu, bahwa kamu pasti akan binasa dan bahwa kamu tidak akan hidup lama di tanah yang kamu masuki dan kamu duduki setelah menyeberangi sungai Yordan. Pada hari ini langit dan bumi menjadi saksi, bahwa aku menawarkan kepadamu dua pilihan: hidup atau mati; berkat atau kutuk. Maka pilihlah hidup, supaya kamu tidak mati, baik kamu maupun keturunanmu. Pilihlah hidup dan kasihilah Tuhan Allahmu, dengarkanlah suaraNya dan berpautlah padaNya. Sebab dengan demikian kamu akan hidup dan tinggal lama di tanah yang diberikan Tuhan kepadamu, sesuai dengan janjiNya kepada leluhurmu Abraham, Ishak dan Yakub.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan kepada Tuhan.
Bacaan Injil Luk 9:22-25
“Barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, akan menyelamatkan nyawanya.”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Lukas :
Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-muridNya:”Putera Manusia harus menderita banyak, dibuang dan dibunuh oleh orang tua-tua umat, imam-imam kepala serta ahli-ahli Taurat ; tetapi pada hari ketiga Ia akan bangkit” lalu Yesus berkata kepada semua orang: ‘Barang siapa ingin menjadi pengikutKu, hendaklah menyangkal diri, memanggul salibnya setiap hari dan mengikuti Aku. Karena barang siapa hendak menyelamatkan nyawanya, akan kehilangan nyawanya; namun barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, akan menyelamatkan nyawanya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?”
Demikianlah Injil Tuhan..
Jumat, 27 Februari 2009
Bacaan I Yes 58:1-9a
“Inilah puasa yang Kusukai.”
Pembacaan dari kitab Nabi Yesaya :
Inilah firman Tuhan Allah: “Berserulah tanpa berhenti! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala! Beri tahukanlah kepada umatKu pelanggaran mereka dan kepada kamu keturunan Yakub dosa mereka! Memang setiap hari mereka mencari Aku dan ingin mengenal segala petunjukKu, seolah-olah mereka itu bangsa yang melakukan keadilan, yang tidak meninggalkan hukum Allahnya. Memang mereka minta kepadaKu hukum-hukum yang adil, mereka, ingin agar Allah dekat. Mereka bertanya:’kami berpuasa, mengapa tidak Kauperhatikan? Kami bermati raga, mengapa tidak Kauindahkan?’ akan tetapi sementara berpuasa, kamu masih mengejar untung dengan berdagang dan kamu memeras para buruhmu. Sementara berpuasa, kamu masih bertengkar dan berkelahai dan kamu bertindak semena-mena terhadap orang miskin. Dengan puasa macam itu suaramu tak pernah akan terdengar di surga. Kamu menundukkan kepala seperti buluh yang terkulai, dan kamu tidur di atas karung dan dalam abu. Inikah yang kamu anggap puasa? Inikah hari berpantang? Inikah yang kamu sebut laku tapa dan hari yang berkenan kepada Tuhan? Bukan! Puasa yang Kusukai ialah : akhirilah segala pemerasan dan hentikanlah penindasan! Bebaskanlah orang yang tertindas dan lepaskanlah setiap belenggu! Bagikanlah makananmu kepada orang lapar; terimalah orang gelandangan di rumahmu kalau kamu melihat orang telanjang, berilah mereka pakaian jika kamu berbuat demikian, maka cahayamu akan merekah laksana fajar, dan pemulihan kesehatanmu akan kentara. Kebaikanmu akan berjalan di depanmu dan kemuliaan Allah akan menyusulmu. Apabila kamu berseru, niscaya Tuhan akan menjawab; kalau kamu memanggilNya, Ia akan menyahut: ‘Aku hadir di sini”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Bacaan Injil Mat 9:14-15
“Akan tiba saatnya untuk berpuasa.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Sekali peristiwa datanglah murid-murid Yohanes pembaptis dan bertanya kepada Yesus: “kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi mengapa murid-muridMu tidak?” jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah para undangan dalam pesta perkawinan berkabung selama pengantin bersama mereka? Tetapi akan tiba saatnya pengantin itu diambil dari mereka, dan pada saat itulah mereka akan berpuasa.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 28 Februari 2009
Bacaan I Yes 58 : 9b-14
“Jika kamu memberi makan kepada yang lapar, niscaya cahayamu akan terbit di dalam kegelapan”.
Pembacaan dari kitab Nabi Yesaya :
Inilah firman Tuhan: Jika kamu melenyapkan dari kalanganmu penindasan, fitnah dan tuduhan; jika kamu memberi kepada yang lapar apapun yang kauinginkan sendiri; jika kamu memenuhi keinginan kaum tertindas, niscaya cahayamu akan terbit di dalam kegelapan, dan kegelapanmu berubah menjadi terang. Kamu senantiasa akan dituntun oleh Tuhan, dan biarpun melalui tanah gersang, kamu akan dikenyangkannya. Kekuatanmu akan dibaharui oleh Tuhan, dan kamu akan menjadi bagaikan taman yang selalu segar, bagaikan mata air yang tak pernah kering. Kota Yerusalem akan kamu bangun kembali di atas reruntuhan lama, di atas dasar-dasarnya yang dahulu. Kamu akan dipuji karena memperbaiki tembok-tembok yang runtuh dan menyingkirkan tumpukan puing-puing sehingga tempat itu bisa didiami. Jika kamu tidak melanggar hukum Sabat dan tidak mengejar untung pada hari yang kudus itu; jika kamu mengindahkan hari sabat dan menguduskan hari Tuhan, jika pada hari itu kamu menghindari perjalanan, pekerjaan dan obrolan yang tak berguna, maka kamu akan merasakan kesukaan karena Tuhan. Aku akan menuntun kamu dengan jaya melintasi puncak-puncak bukit; dan kamu akan menikmati milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu; sebab Tuhanlah yang berfirman demikian”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan,
supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu
Bacaan Injil Luk 5:27-32
“Aku datang bukannya untuk memanggil orang-orang saleh, melainkan yang berdosa supaya mereka bertobat.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Sekali waktu Yesus melihat seorang pemungut cukai yang bernama Lewi, sedang duduk di gardu cukai. Yesus berkata kepadanya:”Ikutilah Aku!” maka berdirilah Lewi, meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Yesus. Lalu, untuk menghormati Yesus, Lewi mengadakan suatu perjamuan besar di rumahnya, dan banyak pemungut cukai dan orang lain turut makan bersama-sama dengan mereka. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menegur para murid Yesus: “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus menjawab kepada mereka: ‘Bukan orang sehat yang memerlukan dokter, melainkan orang sakit; Aku datang bukannya untuk memanggil orang-orang saleh, melainkan yang berdosa supaya mereka bertobat”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Bacaan I Sir 1:1-10
“Tuhanlah sumber kebijaksanaan”.
Pembacaan dari kitab putera Sirakh :
Kebijaksanaan berasal dari Tuhan dan menyertai Dia selama-selama nya. Siapa dapat menghitung pasir di laut dan tetes hujan? Siapa dapat menghitung jumlah hari dalam keabadian? Tingginya langit, luasnya bumi dan dalamnya samudera raya, siapa gerangan dapat menduganya? Sebelum segala-galanya itu ada, kebijaksanaan sudah diciptakan, dan pengertian yang arif ada sejak dahulu kala. Siapakah yang menyelami pangkal kebijaksanaan, dan siapakah yang mengetahui sumber-sumbernya? Hanyalah satu yang bijaksana, teramat menggetarkan, yaitu Yang bersemayam di atas singgasanaNya. Tuhanlah yang menciptakan kebijaksanaan, Tuhanlah yang melihat dan menghitungnya. Tuhan mencurahkan kebijaksanaan atas segala ciptaanNya. Dalam semua makhluk kebijaksanaan ada sekadar pemberian Tuhan, Ia membagikannya kepada orang yang cinta kepada-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan adalah Raja, Ia berpakaian kemegahan.
Bacaan Injil Mrk. 9: 14-29
“ Aku percaya! Tolonglah aku yang kurang percaya ini.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Sesudah turun dari gunung, Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain. Mereka melihat murid-murid itu dikerumuni banyak orang, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka. Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia. Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Apa yang sedang kamu persoalkan?” kata seorang dari mereka: “Guru, anakku ini kubawa kepadaMu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia. Dan setiap ia diserang oleh roh itu, ia dibantingkan ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-muridMu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak mampu”. Maka kata Yesus kepada mereka: “Hai kamu, angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!” lalu anak itu dibawa kepadaNya. Waktu roh itu melihat Yesus, digoncang-goncangnya anak itu, sehingga terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa. Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: “Sudah berapa lama ia mengalami ini?” Jawabnya: “Sejak masa kecilnya. Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinaskannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami”. Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Segera ayah anak itu berteriak:”Aku percaya! Tolonglah aku yang kurang percaya ini!” ketika Yesus melihat makin banyak orang berkerumun, Ia menegur roh jahat itu dengan keras, kataNya: “Hai kau, roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan kepadamu, keluarlah dari anak ini dan jangan memasukinya lagi!” lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang berkata: “Ia sudah mati”. Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri. Ketika Yesus sudah dirumah, dan murid-muridNya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?” jawabNya kepada mereka: “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 24 Februari 2009
Bacaan I Sir 2:1-11
“Siap sedialah untuk menerima pencobaan.”
Pembacaan dari Kitab putera Sirakh :
Anakku, jikalau engkau berniat mengabdi Tuhan, siap sedialah untuk menerima pencobaan. Tabahkanlah hatimu, dan jangan gelisah pada waktu yang malam. Berpautlah kepada Tuhan, jangan murtad dari pada-Nya supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu. Terimalah apa saja yang menimpa dirimu, dan hendaklah sabar dalam segala kehinaan. Sebab emas diuji dalam api, tetapi para pilihan Tuhan dalam tanur kehinaan. Percayalah pada Tuhan, maka Ia akan menolong engkau, ikutilah jalan yang lurus dan berharaplah pada Tuhan. Hai kamu, orang-orang takwa, nantikanlah belas kasihan Tuhan, jangan menyimpang, supaya tidak terjatuh. Hai kamu, orang-orang takwa, percayalah pada Tuhan, niscaya kamu tidak akan kehilangan ganjaranmu. Hai kamu, orang-orang takwa, harapkanlah karunia Tuhan, yakni suka cita kekal dan belas kasihan. Perhatikanlah segala angkatan yang sudah – sudah dan selidikilah: Adakah orang percaya pada Tuhan yang dikecewakan? Ataukah orang takwa yang ditinggikan? Ataukah orang berseru kepada Tuhan yang tidak dihiraukan oleh-Nya? Memang Tuhan adalah penyayang dan pengasih, Ia mengampuni dosa dan menyelamatkan pada saat kemalangan.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Percayakanlah hidupmu kepada Tuhan, dan Ia akan bertindak.
Bacaan Injil Mrk 9: 30-37
“Barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka, hendaklah menjadi pelayan sekalian orang.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Markus.
Pada suatu hari Yesus dan murid-muridNya melintasi wilayah Galilea. Yesus tidak mau hal itu diketahui orang sebab Ia sedang mengajar murid-muridNya. Ia berkata kepada mereka: “Putera Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia dan mereka akan membunuhNya. Tetapi setelah di bunuh, Ia akan bangkit pada hari ketiga”. Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan bertanya. Kemudian mereka sampai di Kapernaum. Setiba di rumah, Yesus bertanya kepada mereka: “Apa yang kamu percakapkan tadi di jalan?” tetapi mereka diam saja. Sesungguhnya di jalan tadi mereka mempersoalkan siapa yang terbesar di antara mereka. Maka Yesus duduk dan memanggil kedua belas muridNya dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka, hendaklah menjadi yang terkemudian dan menjadi pelayan seklian orang”. Sesudah itu dipanggilNya seorang anak kecil, ditempatkannya di tengah-tengah mereka, dan sambil memeluk anak itu Iapun berkata: “Barang siapa menerima seorang kanak-kanak seperti dia ini demi namaKu, dia menerima Aku. Dan barang siapa menerima Aku, sebenarnya bukan menerima Aku melainkan menerima Dia yang mengutus Aku.
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 25 Februari 2009 Hari Rabu Abu.
Bacaan I 2Kor 5:20-6:2
“Damaikanlah dirimu dengan Allah.
Sekarang inilah hari yang tepat.”
Pembacaan dari surat rasul Paulus kepada umat di Korintus:
Saudara-saudara, kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. Sebab Allah berfirman, “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Pada hari ini, kamu mendengar suara Tuhan, janganlah bertegar hati.
Bacaan Injil Mat 6:1-6.16-18
“Bapamu yang melihat yang tersembunyi
akan membalasnya kepadamu.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada waktu itu Yesus bersabda kepada murid-muridNya,”Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di surga. Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 26 Februari 2009
Bacaan I Ul 30:15-20
“Pada hari ini aku menawarkan kepadamu
dua pilihan: berkat atau kutuk.”
Pembacaan dari kitab ulangan :
Musa berkata kepada Israel: “Perhatikanlah, pada hari ini aku menawarkan kepadamu dua pilihan: Hidup dan kebahagiaan atau kematian dan kemalangan. Kalau kamu mendengarkan perintah-perintah Tuhan Allahmu, yang pada hari ini kusampaikan kepadamu, yaitu kalau kamu mengasihi Tuhan Allahmu, mengikuti bimbinganNya serta mentaati segala hukum dan ketetapanNya, maka kamu akan hidup dan menjadi bangsa besar. Kalau begitu, Tuhan Allahmu akan memberkati kamu di tanah yang akan kamu masuki dan kamu duduki. Sebaliknya, kalau hatimu membangkang dan kamu tidak mau mendengarkan perintah-perintah Tuhan, dan kalau kamu bahkan mau disesatkan untuk sujud menyembah dewa-dewa serta berbakti kepada mereka, maka pada hari ini Kutegaskan kepadamu, bahwa kamu pasti akan binasa dan bahwa kamu tidak akan hidup lama di tanah yang kamu masuki dan kamu duduki setelah menyeberangi sungai Yordan. Pada hari ini langit dan bumi menjadi saksi, bahwa aku menawarkan kepadamu dua pilihan: hidup atau mati; berkat atau kutuk. Maka pilihlah hidup, supaya kamu tidak mati, baik kamu maupun keturunanmu. Pilihlah hidup dan kasihilah Tuhan Allahmu, dengarkanlah suaraNya dan berpautlah padaNya. Sebab dengan demikian kamu akan hidup dan tinggal lama di tanah yang diberikan Tuhan kepadamu, sesuai dengan janjiNya kepada leluhurmu Abraham, Ishak dan Yakub.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan kepada Tuhan.
Bacaan Injil Luk 9:22-25
“Barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, akan menyelamatkan nyawanya.”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Lukas :
Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-muridNya:”Putera Manusia harus menderita banyak, dibuang dan dibunuh oleh orang tua-tua umat, imam-imam kepala serta ahli-ahli Taurat ; tetapi pada hari ketiga Ia akan bangkit” lalu Yesus berkata kepada semua orang: ‘Barang siapa ingin menjadi pengikutKu, hendaklah menyangkal diri, memanggul salibnya setiap hari dan mengikuti Aku. Karena barang siapa hendak menyelamatkan nyawanya, akan kehilangan nyawanya; namun barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, akan menyelamatkan nyawanya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?”
Demikianlah Injil Tuhan..
Jumat, 27 Februari 2009
Bacaan I Yes 58:1-9a
“Inilah puasa yang Kusukai.”
Pembacaan dari kitab Nabi Yesaya :
Inilah firman Tuhan Allah: “Berserulah tanpa berhenti! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala! Beri tahukanlah kepada umatKu pelanggaran mereka dan kepada kamu keturunan Yakub dosa mereka! Memang setiap hari mereka mencari Aku dan ingin mengenal segala petunjukKu, seolah-olah mereka itu bangsa yang melakukan keadilan, yang tidak meninggalkan hukum Allahnya. Memang mereka minta kepadaKu hukum-hukum yang adil, mereka, ingin agar Allah dekat. Mereka bertanya:’kami berpuasa, mengapa tidak Kauperhatikan? Kami bermati raga, mengapa tidak Kauindahkan?’ akan tetapi sementara berpuasa, kamu masih mengejar untung dengan berdagang dan kamu memeras para buruhmu. Sementara berpuasa, kamu masih bertengkar dan berkelahai dan kamu bertindak semena-mena terhadap orang miskin. Dengan puasa macam itu suaramu tak pernah akan terdengar di surga. Kamu menundukkan kepala seperti buluh yang terkulai, dan kamu tidur di atas karung dan dalam abu. Inikah yang kamu anggap puasa? Inikah hari berpantang? Inikah yang kamu sebut laku tapa dan hari yang berkenan kepada Tuhan? Bukan! Puasa yang Kusukai ialah : akhirilah segala pemerasan dan hentikanlah penindasan! Bebaskanlah orang yang tertindas dan lepaskanlah setiap belenggu! Bagikanlah makananmu kepada orang lapar; terimalah orang gelandangan di rumahmu kalau kamu melihat orang telanjang, berilah mereka pakaian jika kamu berbuat demikian, maka cahayamu akan merekah laksana fajar, dan pemulihan kesehatanmu akan kentara. Kebaikanmu akan berjalan di depanmu dan kemuliaan Allah akan menyusulmu. Apabila kamu berseru, niscaya Tuhan akan menjawab; kalau kamu memanggilNya, Ia akan menyahut: ‘Aku hadir di sini”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Bacaan Injil Mat 9:14-15
“Akan tiba saatnya untuk berpuasa.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius :
Sekali peristiwa datanglah murid-murid Yohanes pembaptis dan bertanya kepada Yesus: “kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi mengapa murid-muridMu tidak?” jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah para undangan dalam pesta perkawinan berkabung selama pengantin bersama mereka? Tetapi akan tiba saatnya pengantin itu diambil dari mereka, dan pada saat itulah mereka akan berpuasa.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 28 Februari 2009
Bacaan I Yes 58 : 9b-14
“Jika kamu memberi makan kepada yang lapar, niscaya cahayamu akan terbit di dalam kegelapan”.
Pembacaan dari kitab Nabi Yesaya :
Inilah firman Tuhan: Jika kamu melenyapkan dari kalanganmu penindasan, fitnah dan tuduhan; jika kamu memberi kepada yang lapar apapun yang kauinginkan sendiri; jika kamu memenuhi keinginan kaum tertindas, niscaya cahayamu akan terbit di dalam kegelapan, dan kegelapanmu berubah menjadi terang. Kamu senantiasa akan dituntun oleh Tuhan, dan biarpun melalui tanah gersang, kamu akan dikenyangkannya. Kekuatanmu akan dibaharui oleh Tuhan, dan kamu akan menjadi bagaikan taman yang selalu segar, bagaikan mata air yang tak pernah kering. Kota Yerusalem akan kamu bangun kembali di atas reruntuhan lama, di atas dasar-dasarnya yang dahulu. Kamu akan dipuji karena memperbaiki tembok-tembok yang runtuh dan menyingkirkan tumpukan puing-puing sehingga tempat itu bisa didiami. Jika kamu tidak melanggar hukum Sabat dan tidak mengejar untung pada hari yang kudus itu; jika kamu mengindahkan hari sabat dan menguduskan hari Tuhan, jika pada hari itu kamu menghindari perjalanan, pekerjaan dan obrolan yang tak berguna, maka kamu akan merasakan kesukaan karena Tuhan. Aku akan menuntun kamu dengan jaya melintasi puncak-puncak bukit; dan kamu akan menikmati milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu; sebab Tuhanlah yang berfirman demikian”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya Tuhan,
supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu
Bacaan Injil Luk 5:27-32
“Aku datang bukannya untuk memanggil orang-orang saleh, melainkan yang berdosa supaya mereka bertobat.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Lukas :
Sekali waktu Yesus melihat seorang pemungut cukai yang bernama Lewi, sedang duduk di gardu cukai. Yesus berkata kepadanya:”Ikutilah Aku!” maka berdirilah Lewi, meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Yesus. Lalu, untuk menghormati Yesus, Lewi mengadakan suatu perjamuan besar di rumahnya, dan banyak pemungut cukai dan orang lain turut makan bersama-sama dengan mereka. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menegur para murid Yesus: “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus menjawab kepada mereka: ‘Bukan orang sehat yang memerlukan dokter, melainkan orang sakit; Aku datang bukannya untuk memanggil orang-orang saleh, melainkan yang berdosa supaya mereka bertobat”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Ekaristi Tgl 16-21 Februari 2009
Senin , 16 Februari 2009
Bacaan I Kej 4 : 1-15,25
“Kain membunuh Habel,
adiknya lalu membunuh Dia.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Adam hidup bersama dengan Hawa, isterinya. Maka mengandunglah wanita itu, lalu melahirkan Kain. Dan Hawa berkata: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan Tuhan”. Selanjutnya dilahirkannya Habel, adik Kain. Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani. Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah kepada Tuhan sebagai kurban persembahan. Habel juga mempersembahkan kurban persembahan dari anak sulung kambing dombanya. Yakni lemak-lemaknya. Tuhan mengindahkan Habel dan kurban persembahannya itu, tetapi Kain dan kurban persembahannya tidak diindahkanNya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Firman Tuhan kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Seandainya engkau bermaksud baik, pastilah mukamu akan berseri-seri. Tetapi jika engkau tidak bermaksud baik, dosa sudah di ambang pintu laksana binatang buas yang mengendap-endap. Sanggupkah engkau menguasainya?”
Pada suatu hari Kain berkata kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang”. Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia. Firman Tuhan kepada Kain: “Di mana Habel, adik mu itu?” jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?” firman Tuhan: “Apakah yang telah kauperbuat? Darah adikmu itu berteriak kepadaKu dari tanah. Maka terkutuklah engkau. Engkau akan hidup jauh dari tanah yang telah menerima darah Habel dari tanganmu. Kalau engkau mengolah tanah, tanah itu tidak lagi akan memberikan hasil kepadamu. Engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.” Kata Kain kepada Tuhan: “Hukumanku itu boleh berat daripada yang dapat kutanggung. Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini. Aku akan tersembunyi dari hadapanMu dan menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi. Maka barangsiapa bertemu dengan aku, tentu akan membunuh aku”. Firman Tuhan kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa membunuh Kain, akan mendapat balasan tujuh kali lipat”. Kemudian Tuhan memberi tanda kepada Kain, jangan sampai ia dibunuh oleh sembarang orang yang bertemu dengan dia. Adam bersetubuh pula dengan isterinya. Lalu Hawa melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set. Sebab katanya: “Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya.” Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Persembahkanlah puji syukur kepada Allah sebagai kurban.
Bacaan Injil Mrk. 8: 11-13
“ Orang-orang Farisi meminta suatu tanda.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada waktu itu orang-orang Farisi bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari padaNya suatu tanda dari surga. Maka mengeluhlah Yesus dalam hatiNya dan berkata: “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda”. Lalu Yesus meninggalkan mereka, Ia naik perahu dan bertolak ke seberang.
Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa , 17 Februari 2009
Bacaan I Kej 6: 5-8;7:1-5.10
“Kejahatan manusia dan air bah.”
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Tuhan melihat, bahwa kejahatan manusia di bumi semakin besar, dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya.
Berfirmanlah Tuhan: Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka”. Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Nuh: “Masuklah kedalam bahtera, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkau satu-satunya orang yang benar di hadapanKu di antara orang zaman ini. Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betina. Tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betina. Juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina. Supaya terjamin kelangsungannya di seluruh bumi. Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu”. Lalu Nuh melaksanakan segala yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Setelah tujuh hari datanglah air bah meliputi bumi.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan memberkati umatNya dengan damai sejahtera.
Bacaan Injil Mrk 8: 14-21
“Awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Markus.
Pada suatu hari murid-murid Yesus lupa membawa roti; hanya sebuah roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kataNya; “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes”. Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakanNya karena kita tidak membawa roti”. Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, maka Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hati-mu? Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat, dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku membagi-bagikan lima roti untuk limaribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul”. “Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kamu kumpulkan?” jawab mereka:”Tujuh bakul”. Lalu kataNya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 18 Februari 2009
Bacaan I Kej 8:6-13.20-22
“Air bah surut.”
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Sesudah lewat empat puluh hari, maka Nuh membuka tingkap yang dibuatnya pada bahtera itu. Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang kian kemari sampai bumi menjadi kering. Kemudian Nuh melepaskan seekor burung merpati untuk melihat, apakah air itu telah berkurang dari muka bumi. Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan pulang ia kembali mendapatkan Nuh di dalam bahtera itu. Karena seluruh bumi masih digenangi air. Lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan dibawanya masuk ke dalam bahtera. Ia menunggu tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya pula burung merpati itu dari bahtera. Menjelang waktu senja pulanglah burung merpati itu mendapatkan Nuh, dan pada paruhnya dibawanya sehelai daun zaitun yang segar. Dari situlah diketahui Nuh, bahwa air itu telah berkurang dari atas bumi. Selanjutnya ditunggunya pula tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya burung merpati itu, tetapi burung itu tidak kembali lagi kepadanya. Dalam tahun keenam ratus satu, dalam bulan pertama, pada tanggal satu, sudah surutlah air itu dari atas bumi. Maka Nuh membuka tutup bahtera dan melihat-lihat; ternyatalah muka bumi sudah mulai kering.
Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi Tuhan. Dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnya beberapa ekor, lalu dipersembahkan sebagai kurban bakaran di atas mezbah itu. Ketika Tuhan mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah Ia dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun keinginan hatinya adalah jahat sejak kecil; dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, tak henti-hentinya akan beredarlah musim menabur dan menuai, musim dingin dan panas, musim kemarau dan hujan, siang dan malam.”
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Aku akan membersembahkan kurban syukur kepada-Mu, ya Tuhan.
Bacaan Injil Mrk 8:22-26
“Yesus menyembuhkan seorang buta di Betsaida.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Yesus dan murid-muridNya tiba di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepadaNya, supaya Ia menjamah dia. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan atasnya, lalu bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?” orang itu memandang ke depan , lalu berkata: “Aku melihat orang, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon yang berjalan”. Yesus meletakkan lagi tangaNya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: “Jangan masuk ke kampung!”
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 19 Februari 2009
Bacaan I Kej 9:1-13
“Perjanjian Allah dengan Nuh.”
Pembacaan dari surat rasul Yakobus :
Sesudah air bah, Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: “Beranak cucu dan bertambah banyaklah, serta penuhilah bumi. Kamu akan ditakuti oleh segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan. Segala yang bergerak dan yang hidup, kan menjadi makananmu. Semuanya itu Kuberikan kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau. Hanya daging yang masih bernyawa, artinya masih ada darahnya, janganlah kamu makan. Sebab mengenai segala darah Aku akan menuntut pembalasan. Dari segala binatang Aku akan menuntutnya, dan dari setiap manusia Aku kan menuntut kembali nyawa sesama manusia . siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut citraNya sendiri dan kamu, beranak cucu dan bertambah banyaklah di atasnya. Aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu dan keturunanmu sesudah kamu dan dengan segala mahkluk yang hidup yang ada besertamu, yakni burung-burung, ternak dan binatang liar yang keluar dari bahtera. Aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu, dan air bah tidak akan lagi membinasakan seorangpun, juga tidak lagi memusnahkan bumi ini”. Allah berfirman pula: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan untuk selama-selamanya dengan kamu dan segala makhluk hidup yang ada sertamu: PelangiKu akan Kutempatkan di awan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.”
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan memandang dari surga ke bumi.
Bacaan Injil Mrk 8: 27-33
“Petrus menjawab: “Engkaulah Kristus”.
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Markus:
Pada suatu ketika Yesus bersama murid-muridNya pergi ke desa-desa di daerah Kaisarea Filipi. Ditengah jalan Ia bertanya kepada murid-muridNya: “Siapakah Aku ini menurut dugaan orang?” mereka menjawab: “Yohanes pembaptis; ada juga yang mengatakan Elia, atau salah seorang dari antara nabi-nabi”. Lalu Ia bertanya lagi kepada mereka: “Akan tetapi menurut Anggapan kamu, siapakah Aku ini?” maka petrus menjawab: “Engkaulah Kristus”. Yesus melarang mereka menceriterakan hal itu kepada siapapun juga. Lalu Ia menyatakan kepada mereka, bahwa Putera Manusia harus menderita banyak. Ia akan dibuang oleh pemuka-pemuka rakyat, imam-imam agung dan ahli-ahli Taurat, lalu mati dibunuh. Tetapi sesudah tiga hari Ia akan bangkit kembali. Hal itu dikatakanNya secara terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegurNya. Yesus berpaling menatap murid-muridNya, lalu menghardik Petrus:” Mundurlah dari padaKu, hai setan. Engkau tidak memperhatikan perkara Allah, tetapi perkara manusia”. Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 20 Februari 2009
Bacaan I Kej 11: 1-9
“Tuhan mengacaukan bahasa seluruh bumi.”
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Pada zaman dulu umat manusia menggunakan bahasa yang sama. Pada suatu hari mereka berangkat ke arah timur dan menjumpai tanah datar di Siner, lalu menetap di sana. Mereka berkata satu sama lain: “Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya”. Batu bata itu mereka pakai ganti batu alam dan aspal sebagai pelekat. Mereka berkata: “ Marilah kita membangun sebuah kota dengan menara yang puncaknya sampai ke langit, supaya kita menjadi masyhur dan jangan terpencar di seluruh bumi”. Lalu Tuhan turun untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu. Dan Tuhan berfirman: “Mereka itu merupakan satu bangsa yang berbahasa satu. Ini baru permulaan usaha mereka: Mulai sekarang tidak ada lagi rencana yang tak terlaksanakan oleh mereka. Karena itu mari kita turun dan mengacaubalaukan bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi kan bahasa sesamanya”. Maka Tuhan menceraiberaikan mereka ke seluruh bumi dan mereka berhenti mendirikan kota itu. Itulah sebabnya, maka sampai sekarang kota itu dinamakan Babel, sebab disitulah dikacaubalaukan oleh Tuhan bahasa seluruh bumi, dan dari situlah mereka dipencarkan oleh Tuhan ke seluruh bumi.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagialah bangsa yang dipilih Tuhan menjadi milik pusakaNya.
Bacaan Injil Mrk 8:34-9;1
“Barang siapa kehilangan nyawa demi Aku dan Injil, akan menyelamatkan nyawanya”.
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu ketika, Yesus memanggil orang banyak supaya berkumpul bersama murid-muridNya, dan berkata kepada mereka: “Barang siapa ingin mengikuti Aku, hendaklah menyangkal diri, mengangkat salibnya dan mengikuti Aku. Barangsiapa ingin menyelamatkan nyawa, akan kehilangan nyawanya; tetapi yang kehilangan nyawa demi Aku dan Injil, akan menyelamatkan nyawanya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia , tetapi ia kehilangan nyawanya? Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab kalau seorang malu karena Aku dan karena perkataanKu di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, maka Putera Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan BapaNya, diiringi mlaikat-malaikat kudus. –Sungguh, diantara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat kerajaan Allah datang dengan kuasa”. Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 21 Februari 2009
Bacaan I Ibr 11: 1-7
“Karena iman, kita mengerti,
bahwa alam semesta diciptakan Allah.”
Pembacaan dari surat kepada orang Ibrani. :
Saudara-saudara, iman adalah jaminan segala sesuatu yang diharapkan dan bukti segala sesuatu yang tak kelihatan. Sebab berkat iman, para leluhur kita mendapat pujian.
Karena iman, kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah. Jadi yang kelihatan berasal dari yang tidak kelihatan. Karena iman, Habel telah mempersembahkan kepada Allah kurban benar, sebab Allah berkenan akan persembahannya. Dan karena iman, ia masih berbicara meskipun sudah mati. Karena iman, Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia hilang lenyap. Memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa mengarahkan hidupnya kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah membalas setiap orang yang mencari Dia. Karena iman, Nuh dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya, sesudah menerima petunjuk dari Allah mengenai bencana yang akan terjadi. Dan karena iman itu, ia mengadili dunia, dan mewarisi kebenaran, sesuai dengan imannya.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Ya Tuhan, aku hendak memuji nama-Mu selama-selamanya.
Bacaan Injil Mrk 9:2-13
“Rupa Yesus berubah di depan para rasul.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus :
Pada suatu ketika Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes, menyendiri ke puncak sebuah gunung yang tinggi. Lalu berubahlah rupa Yesus di depan mereka. PakaianNya menjadi sangat putih berkilau-kilauan; tak ada seorangpun di dunia ini yang sanggup mencuci pakain menjadi seputih itu. maka tampaklah kepada mereka Elia dan Musa berbicara dengan Yesus. Petrus berkata kepada Yesus: “Rabi, baiklah kita tinggal di sini. Kami akan mendirikan tiga buah pondok, sebuah untuk tuan, sebuah untuk Musa dan sebuah lagi untuk Elia”. Ia tidak tahu apa yang harus dikatakan, karena mereka sangat terkejut. Maka datanglah awan menaungi mereka, dan dari dalam awan Terdengarlah suara yang berkata: “Inilah PuteraKu yang terkasih dengarkanlah dia”. Ketika mereka memandang sekeliling, tidak kelihatan seorangpun selain Yesus dan mereka sendiri. Pada waktu turun dari gunung Yesus melarang mereka menceriterakan segala yang sudah mereka lihat, sebelum Putera Manusia bangkit dari alam maut, mereka menyimpan sabda itu dalam hati sambil bertanya-tanya, apakah kiranya arti bangkit dari alam maut. Lalu mereka bertanya kepadaNya:” Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?” jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Tetapi apa maksud nubuat mengenai Putera Manusia, bahwa Ia akan mengalami banyak penderitaan dan kehinaan? Namun katahuilah, Elia sudah datang, namun ia diperlakukan sewenang-wenang, seperti tertulis tentang dia”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Bacaan I Kej 4 : 1-15,25
“Kain membunuh Habel,
adiknya lalu membunuh Dia.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Adam hidup bersama dengan Hawa, isterinya. Maka mengandunglah wanita itu, lalu melahirkan Kain. Dan Hawa berkata: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan Tuhan”. Selanjutnya dilahirkannya Habel, adik Kain. Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani. Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah kepada Tuhan sebagai kurban persembahan. Habel juga mempersembahkan kurban persembahan dari anak sulung kambing dombanya. Yakni lemak-lemaknya. Tuhan mengindahkan Habel dan kurban persembahannya itu, tetapi Kain dan kurban persembahannya tidak diindahkanNya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Firman Tuhan kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Seandainya engkau bermaksud baik, pastilah mukamu akan berseri-seri. Tetapi jika engkau tidak bermaksud baik, dosa sudah di ambang pintu laksana binatang buas yang mengendap-endap. Sanggupkah engkau menguasainya?”
Pada suatu hari Kain berkata kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang”. Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia. Firman Tuhan kepada Kain: “Di mana Habel, adik mu itu?” jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?” firman Tuhan: “Apakah yang telah kauperbuat? Darah adikmu itu berteriak kepadaKu dari tanah. Maka terkutuklah engkau. Engkau akan hidup jauh dari tanah yang telah menerima darah Habel dari tanganmu. Kalau engkau mengolah tanah, tanah itu tidak lagi akan memberikan hasil kepadamu. Engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.” Kata Kain kepada Tuhan: “Hukumanku itu boleh berat daripada yang dapat kutanggung. Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini. Aku akan tersembunyi dari hadapanMu dan menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi. Maka barangsiapa bertemu dengan aku, tentu akan membunuh aku”. Firman Tuhan kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa membunuh Kain, akan mendapat balasan tujuh kali lipat”. Kemudian Tuhan memberi tanda kepada Kain, jangan sampai ia dibunuh oleh sembarang orang yang bertemu dengan dia. Adam bersetubuh pula dengan isterinya. Lalu Hawa melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set. Sebab katanya: “Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya.” Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Persembahkanlah puji syukur kepada Allah sebagai kurban.
Bacaan Injil Mrk. 8: 11-13
“ Orang-orang Farisi meminta suatu tanda.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada waktu itu orang-orang Farisi bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari padaNya suatu tanda dari surga. Maka mengeluhlah Yesus dalam hatiNya dan berkata: “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda”. Lalu Yesus meninggalkan mereka, Ia naik perahu dan bertolak ke seberang.
Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa , 17 Februari 2009
Bacaan I Kej 6: 5-8;7:1-5.10
“Kejahatan manusia dan air bah.”
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Tuhan melihat, bahwa kejahatan manusia di bumi semakin besar, dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hatiNya.
Berfirmanlah Tuhan: Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka”. Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Nuh: “Masuklah kedalam bahtera, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkau satu-satunya orang yang benar di hadapanKu di antara orang zaman ini. Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betina. Tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betina. Juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina. Supaya terjamin kelangsungannya di seluruh bumi. Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu”. Lalu Nuh melaksanakan segala yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Setelah tujuh hari datanglah air bah meliputi bumi.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan memberkati umatNya dengan damai sejahtera.
Bacaan Injil Mrk 8: 14-21
“Awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Markus.
Pada suatu hari murid-murid Yesus lupa membawa roti; hanya sebuah roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kataNya; “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes”. Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakanNya karena kita tidak membawa roti”. Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, maka Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hati-mu? Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat, dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku membagi-bagikan lima roti untuk limaribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul”. “Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kamu kumpulkan?” jawab mereka:”Tujuh bakul”. Lalu kataNya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 18 Februari 2009
Bacaan I Kej 8:6-13.20-22
“Air bah surut.”
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Sesudah lewat empat puluh hari, maka Nuh membuka tingkap yang dibuatnya pada bahtera itu. Lalu ia melepaskan seekor burung gagak; dan burung itu terbang kian kemari sampai bumi menjadi kering. Kemudian Nuh melepaskan seekor burung merpati untuk melihat, apakah air itu telah berkurang dari muka bumi. Tetapi burung merpati itu tidak mendapat tempat tumpuan kakinya dan pulang ia kembali mendapatkan Nuh di dalam bahtera itu. Karena seluruh bumi masih digenangi air. Lalu Nuh mengulurkan tangannya, ditangkapnya burung itu dan dibawanya masuk ke dalam bahtera. Ia menunggu tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya pula burung merpati itu dari bahtera. Menjelang waktu senja pulanglah burung merpati itu mendapatkan Nuh, dan pada paruhnya dibawanya sehelai daun zaitun yang segar. Dari situlah diketahui Nuh, bahwa air itu telah berkurang dari atas bumi. Selanjutnya ditunggunya pula tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya burung merpati itu, tetapi burung itu tidak kembali lagi kepadanya. Dalam tahun keenam ratus satu, dalam bulan pertama, pada tanggal satu, sudah surutlah air itu dari atas bumi. Maka Nuh membuka tutup bahtera dan melihat-lihat; ternyatalah muka bumi sudah mulai kering.
Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi Tuhan. Dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnya beberapa ekor, lalu dipersembahkan sebagai kurban bakaran di atas mezbah itu. Ketika Tuhan mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah Ia dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun keinginan hatinya adalah jahat sejak kecil; dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, tak henti-hentinya akan beredarlah musim menabur dan menuai, musim dingin dan panas, musim kemarau dan hujan, siang dan malam.”
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Aku akan membersembahkan kurban syukur kepada-Mu, ya Tuhan.
Bacaan Injil Mrk 8:22-26
“Yesus menyembuhkan seorang buta di Betsaida.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Yesus dan murid-muridNya tiba di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepadaNya, supaya Ia menjamah dia. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan atasnya, lalu bertanya: “Sudahkah kaulihat sesuatu?” orang itu memandang ke depan , lalu berkata: “Aku melihat orang, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon yang berjalan”. Yesus meletakkan lagi tangaNya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas. Sesudah itu Yesus menyuruh dia pulang ke rumahnya dan berkata: “Jangan masuk ke kampung!”
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 19 Februari 2009
Bacaan I Kej 9:1-13
“Perjanjian Allah dengan Nuh.”
Pembacaan dari surat rasul Yakobus :
Sesudah air bah, Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: “Beranak cucu dan bertambah banyaklah, serta penuhilah bumi. Kamu akan ditakuti oleh segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan. Segala yang bergerak dan yang hidup, kan menjadi makananmu. Semuanya itu Kuberikan kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau. Hanya daging yang masih bernyawa, artinya masih ada darahnya, janganlah kamu makan. Sebab mengenai segala darah Aku akan menuntut pembalasan. Dari segala binatang Aku akan menuntutnya, dan dari setiap manusia Aku kan menuntut kembali nyawa sesama manusia . siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut citraNya sendiri dan kamu, beranak cucu dan bertambah banyaklah di atasnya. Aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu dan keturunanmu sesudah kamu dan dengan segala mahkluk yang hidup yang ada besertamu, yakni burung-burung, ternak dan binatang liar yang keluar dari bahtera. Aku akan mengadakan perjanjian dengan kamu, dan air bah tidak akan lagi membinasakan seorangpun, juga tidak lagi memusnahkan bumi ini”. Allah berfirman pula: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan untuk selama-selamanya dengan kamu dan segala makhluk hidup yang ada sertamu: PelangiKu akan Kutempatkan di awan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.”
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan memandang dari surga ke bumi.
Bacaan Injil Mrk 8: 27-33
“Petrus menjawab: “Engkaulah Kristus”.
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Markus:
Pada suatu ketika Yesus bersama murid-muridNya pergi ke desa-desa di daerah Kaisarea Filipi. Ditengah jalan Ia bertanya kepada murid-muridNya: “Siapakah Aku ini menurut dugaan orang?” mereka menjawab: “Yohanes pembaptis; ada juga yang mengatakan Elia, atau salah seorang dari antara nabi-nabi”. Lalu Ia bertanya lagi kepada mereka: “Akan tetapi menurut Anggapan kamu, siapakah Aku ini?” maka petrus menjawab: “Engkaulah Kristus”. Yesus melarang mereka menceriterakan hal itu kepada siapapun juga. Lalu Ia menyatakan kepada mereka, bahwa Putera Manusia harus menderita banyak. Ia akan dibuang oleh pemuka-pemuka rakyat, imam-imam agung dan ahli-ahli Taurat, lalu mati dibunuh. Tetapi sesudah tiga hari Ia akan bangkit kembali. Hal itu dikatakanNya secara terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegurNya. Yesus berpaling menatap murid-muridNya, lalu menghardik Petrus:” Mundurlah dari padaKu, hai setan. Engkau tidak memperhatikan perkara Allah, tetapi perkara manusia”. Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 20 Februari 2009
Bacaan I Kej 11: 1-9
“Tuhan mengacaukan bahasa seluruh bumi.”
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Pada zaman dulu umat manusia menggunakan bahasa yang sama. Pada suatu hari mereka berangkat ke arah timur dan menjumpai tanah datar di Siner, lalu menetap di sana. Mereka berkata satu sama lain: “Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya”. Batu bata itu mereka pakai ganti batu alam dan aspal sebagai pelekat. Mereka berkata: “ Marilah kita membangun sebuah kota dengan menara yang puncaknya sampai ke langit, supaya kita menjadi masyhur dan jangan terpencar di seluruh bumi”. Lalu Tuhan turun untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu. Dan Tuhan berfirman: “Mereka itu merupakan satu bangsa yang berbahasa satu. Ini baru permulaan usaha mereka: Mulai sekarang tidak ada lagi rencana yang tak terlaksanakan oleh mereka. Karena itu mari kita turun dan mengacaubalaukan bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi kan bahasa sesamanya”. Maka Tuhan menceraiberaikan mereka ke seluruh bumi dan mereka berhenti mendirikan kota itu. Itulah sebabnya, maka sampai sekarang kota itu dinamakan Babel, sebab disitulah dikacaubalaukan oleh Tuhan bahasa seluruh bumi, dan dari situlah mereka dipencarkan oleh Tuhan ke seluruh bumi.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagialah bangsa yang dipilih Tuhan menjadi milik pusakaNya.
Bacaan Injil Mrk 8:34-9;1
“Barang siapa kehilangan nyawa demi Aku dan Injil, akan menyelamatkan nyawanya”.
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu ketika, Yesus memanggil orang banyak supaya berkumpul bersama murid-muridNya, dan berkata kepada mereka: “Barang siapa ingin mengikuti Aku, hendaklah menyangkal diri, mengangkat salibnya dan mengikuti Aku. Barangsiapa ingin menyelamatkan nyawa, akan kehilangan nyawanya; tetapi yang kehilangan nyawa demi Aku dan Injil, akan menyelamatkan nyawanya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia , tetapi ia kehilangan nyawanya? Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab kalau seorang malu karena Aku dan karena perkataanKu di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, maka Putera Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan BapaNya, diiringi mlaikat-malaikat kudus. –Sungguh, diantara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat kerajaan Allah datang dengan kuasa”. Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 21 Februari 2009
Bacaan I Ibr 11: 1-7
“Karena iman, kita mengerti,
bahwa alam semesta diciptakan Allah.”
Pembacaan dari surat kepada orang Ibrani. :
Saudara-saudara, iman adalah jaminan segala sesuatu yang diharapkan dan bukti segala sesuatu yang tak kelihatan. Sebab berkat iman, para leluhur kita mendapat pujian.
Karena iman, kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah. Jadi yang kelihatan berasal dari yang tidak kelihatan. Karena iman, Habel telah mempersembahkan kepada Allah kurban benar, sebab Allah berkenan akan persembahannya. Dan karena iman, ia masih berbicara meskipun sudah mati. Karena iman, Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia hilang lenyap. Memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa mengarahkan hidupnya kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah membalas setiap orang yang mencari Dia. Karena iman, Nuh dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya, sesudah menerima petunjuk dari Allah mengenai bencana yang akan terjadi. Dan karena iman itu, ia mengadili dunia, dan mewarisi kebenaran, sesuai dengan imannya.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Ya Tuhan, aku hendak memuji nama-Mu selama-selamanya.
Bacaan Injil Mrk 9:2-13
“Rupa Yesus berubah di depan para rasul.”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus :
Pada suatu ketika Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes, menyendiri ke puncak sebuah gunung yang tinggi. Lalu berubahlah rupa Yesus di depan mereka. PakaianNya menjadi sangat putih berkilau-kilauan; tak ada seorangpun di dunia ini yang sanggup mencuci pakain menjadi seputih itu. maka tampaklah kepada mereka Elia dan Musa berbicara dengan Yesus. Petrus berkata kepada Yesus: “Rabi, baiklah kita tinggal di sini. Kami akan mendirikan tiga buah pondok, sebuah untuk tuan, sebuah untuk Musa dan sebuah lagi untuk Elia”. Ia tidak tahu apa yang harus dikatakan, karena mereka sangat terkejut. Maka datanglah awan menaungi mereka, dan dari dalam awan Terdengarlah suara yang berkata: “Inilah PuteraKu yang terkasih dengarkanlah dia”. Ketika mereka memandang sekeliling, tidak kelihatan seorangpun selain Yesus dan mereka sendiri. Pada waktu turun dari gunung Yesus melarang mereka menceriterakan segala yang sudah mereka lihat, sebelum Putera Manusia bangkit dari alam maut, mereka menyimpan sabda itu dalam hati sambil bertanya-tanya, apakah kiranya arti bangkit dari alam maut. Lalu mereka bertanya kepadaNya:” Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?” jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Tetapi apa maksud nubuat mengenai Putera Manusia, bahwa Ia akan mengalami banyak penderitaan dan kehinaan? Namun katahuilah, Elia sudah datang, namun ia diperlakukan sewenang-wenang, seperti tertulis tentang dia”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 12 Februari 2009
Ekaristi Tgl 9 - 14 Februari 2009
Senin, 9 Februari 2009 Peringatan Wajib: Santo Agata, Prw. Martir.
Bacaan I Kej 1:1-19
“Pada awal mula
Allah menciptakan langit dan bumi.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Pada awal mula Allah menciptakan langit dan bumi. Adapun bumi itu kelam kabut dan masih kosong; kegelapan meliputi samudera, dan daya hidup ilahi melayang-melayang di atas permukaan air. Dan Allah berfirman: “Hendaklah menjadi terang!” maka jadilah terang. Allah melihat bahwa terang itu baik adanya, dan Allah memisahkan yang terang dari yang gelap. Dan Allah menamai terang itu; siang; yang gelap itu dinamaiNya: malam. Dan demikian terjadilah malam dan pergi, yaitu hari pertama.
Dan Allah berfirman: “Hendaklah ada cakrawala di tengah-tengah sekalian air untuk memisahkan air dari air”. Maka Allah menjadikan cakrawala itu, dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan terjadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu: Langit. Maka terjadilah petang dan pagi: hari kedua.
Dan Allah berfirman: “Hendaklah sekalian air di bawah langit berkumpul pada satu tempat, dan yang kering tampaklah hendaknya”. Dan terjadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu. daratan; dan kumpulan air itu: Laut. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Dan Allah berfirman: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi”. Dan terjadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala pohon yang menghasilkan buah berbiji. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Maka terjadilah petang dan pagi: hari ketiga.
Dan Allah berfirman lagi: “Hendaklah ada sumber-sumber cahaya di cakrawala untuk memisahkan siang dan malam, supaya menjadi tanda bagi musim, bagi hari dan tahun; hendaklah sumber cahaya ada di cakrawala untuk menerangi bumi”. Dan terjadilah demikian. Allah menjadikan dua sumber cahaya yang besar; sumber cahaya yang besar untuk menguasai siang dan sumber cahaya yang kecil untuk menguasai malam; dan Allah mengadakan juga bintang-bintang. Allah menempatkan semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi dan untuk menguasai siang dan malam serta untuk memisahkan yang terang dari yang gelap. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Maka terjadilah petang dan pagi: Hari keempat.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Semoga Tuhan bersukacita atas karya-Nya.
Bacaan Injil Mrk.6: 53-56
“ Semua orang yang menjamah Yesus, menjadi sembuh .”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu hari Yesus dan murid-muridNya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit diatas tilamnya kepada Yesus, di mana saja Ia berada. Ke manapun Ia pergi, ke kota-kota, ke desa-desa atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepadaNya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubahNya saja. Dan semua orang yang menjamahnya menjadi sembuh. Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 10 Februari 2009
Peringatan Wajib: St Skolastika, Prw
Bacaan I Kej 1:20-2,4a
“Allah menciptakan manusia menurut citraNya.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Ketika menciptakan dunia , Allah berfirman: “Hendaklah ada makhluk hidup berkeriapan di dalam air, dan burung-burung berterbangan di udara melintasi cakrawala”. Maka Allah menjadikan semua bintang laut yang bersaudara dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa itu baik adanya. Lalu Allah memberkati semuanya itu, dengan berfirman: “Berkembangbiaklah serta penuhilah air dan laut; dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak”. Maka terjadilah petang dan pagi: hari ke lima.
Dan Allah berfirman: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk hidup, ternak dan bintang melata dan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Dan Allah berfirman: “Marilah kita menciptakan manusia menurut rupa dan citra Kita, supaya menguasai ikan-ikan di laut, burung-burung di udara serta ternak, demikian pula seluruh bumi dan segala binatang melata yang merayap di bumi”. Maka Allah menciptakan manusia sesuai dengan citraNya. Ia menciptakannya pria dan wanita. Lalu Ia memberkati kedua-duanya dan berfirman: “beranak cucu dan berkembangbiaklah, penuhilah muka bumi dan taklukkanlah. Kuasailah ikan-ikan di laut, burung-burung di udara dan saling binatang yang merayap di bumi”. Lalu Allah berfirman: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh muka bumi dan segala pohon yang buahnya berbiji untuk menjadi makananmu. Dan kepada segala binatang bernyawa di bumi Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan yang hijau menjadi makannya”. Dan terjadilah demikian. Dan Allah melihat semua yang telah dijadikanNya, dan amat baiklah semuanya itu. maka terjadilah petang dan pagi: hari keenam. Demikian diselesaikan langit dan bumi serta segala isinya. Pada hari ketujuh Allah menyelesaikan karya penciptaanNya, dan pada hari ketujuh itu juga Ia beristirahat sesudah seluruh pekerjaan yang dilakukanNya. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari karya penciptaan yang telah dilakukanNya. Demikianlah kisah penciptaan langit dan bumi.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Bacaan Injil Mrk 7:1-13
“Kamu melalaikan perintah-perintah Allah dan lebih mentaati adat-istiadat manusia.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Markus.
Pada suatu hari, orang-orang Farisi dan beberapa ahli Taurat datang dari Yerusalem, menemui Yesus. Ketika melihat murid-murid Yesus makan roti dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dicuci lebih dahulu, merekapun sangat marah. Sebab orang Farisi dan segala orang Yahudi tidak akan makan sebelum mencuci tangan menurut adat-istiadat nenek moyangnya. Sepulangnya dari pasar, mereka pun tidak akan makan sebelum berbasuh. Masih banyak kebiasaan lain yang harus mereka taati, seperti : mencuci cangkir, kendi dan bejana-bejana tembaga. Maka bertanyalah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat kepada Yesus: “Mengapa murid-muridMu tidak mentaati adat-istiadat nenek-moyang, dan makan roti dengan tangan najis?” Ia menjawab: “Tepat benar yang dikatakan nabi Yesaya mengenai kamu, orang-orang munafik, seperti ada tertulis: “Bangsa ini menghormati Aku hanya dengan bibir tapi hatinya jauh dari padaKu. Percuma segala baktinya kepadaKu; mereka mengajarkan ajaran dan perintah-perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat-istiadat manusia”. Yesus berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat-istiadat sendiri. Misalnya Musa telah berkata: Hormatilah bapamu dan ibumu ! dan: Barangsiapa mengutuki bapanya atau ibunya, harus mati. Tetapi kamu berkata: kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: harta bendaku yang sebetulnya dapat kugunakan untuk pemeliharaanmu, kaunyatakan sebagai kurban bagi Tuhan, maka ia tidak perlu berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Tuhan Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 11 Februari 2009
Bacaan I Kej 2:4b-9.15-17
“Tuhan Allah menciptakan manusia
dan menempatkannya di taman Eden”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Ketika Tuhan Allah menjadikan bumi dan langit, belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab Tuhan Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu. Ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan nyawa ke dalam hidungnya. Maka manusia itupun menjadi mahluk yang hidup. Lalu Tuhan Allah menciptakan sebuah taman di Eden, dan disiutlah ditempatkanNya manusia, ciptaanNya itu. Dari tanah itu Tuhan menumbuhkan pelbagai macam pohon, yang indah dipandang matan dan enak buahnya. Adapun di tengah-tengah taman itu ditanamNya pohon kehidupan serta pohon pengertian tentang segala sesuatu, yang baik maupun yang jahat.
Lalu Tuhan Allah mengambil manusia dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Dan Tuhan Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Pujilah Tuhan, hai jiwaku !
Bacaan Injil Mrk 7:14-23
“Apa yang menajiskan manusia ?”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu hari Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: “Hai kamu sekalian, dengarkanlah ini dan camkanlah! Apa yang masuk ke dalam badan manusia, sedikitpun tidak menajiskannya. Tetapi yang keluar dari manusia, itulah yang menajiskannya. Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!” Sesudah masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid bertanya kepada Yesus tentang arti perumpamaan itu. maka jawabnya: “Apakah kamu juga tidak dapat memahami nya? Tidak tahukah kamu, bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal. KataNya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, karena dari dalam hati manusia keluar segala macam pikiran jahat, seperti zinah, percabulan, pembunuhan, pencurian, kelobakan kedurjanaan, penipuan, kenajisan, iri hati, hojat, keangkuhan dan kebodohan. Semua kejahatan ini keluar dari batin dan mencemarkan manusia ”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 12 Februari 2009
Bacaan I Kej 2:18-25
“Keduanya akan hidup bersatu padu jiwa raganya”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Tuhan Allah bersabda: Tidak baik kalau manusia itu sendirian saja. Baiklah Kubuat untuknya seorang pembantu yang serupa dengan dia”. Tuhan membentuk dari tanah semua makhluk yang bernyawa di atas bumi. Dan juga burung-burung di udara. Tuhan Allah menghantar mereka kepada Adam, supaya Adam melihat dan memberi nama kepada mereka, dan supaya nama yang diberikan Adam tetap menjadi nama mereka. Adam memanggil semua makhluk hidup, burung-burung di udara, binatang-binatang di darat, dengan nama mereka. Tetapi Adam tidak menemukan seorang pembantu yang serupa dengan dirinya. Lalu Tuhan membuat Adam tertidur. Ketika Adam tidur lelap, Tuhan mengambil satu dari rusuknya, dan mengisi tempat itu dengan daging. Lalu Tuhan Allah membentuk rusuk yang telah diambilnya menjadi seorang wanita. Wanita itu dihantarNya kepada Adam. Maka Adam pun berkata: “Inilah tulang dari tulangku, dan daging dari dagingku. Dia akan disebut wanita, karena diambil dari pria”. Karena itu pria akan meninggalkan ibu bapanya, dan mengikatkan diri pada isterinya. Dan keduanya akan hidup bersatu padu jiwa raganya. Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagilah orang yang takwa pada Tuhan.
Bacaan Injil Mrk 7:24-30
“Pulanglah sebab setan itu
sudah keluar dari anakmu”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Markus:
Yesus berangkat dari daerah Genesaret dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya. Tetapi kedatangannya tidak dapat dirahasiakan. Ada di situ seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat. Begitu mendengar tentang Yesus, ibu itu datang dan bersujud di depan kakinya. Dia itu seorang yunani bangsa Siro- Fenesia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan dari anaknya. Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing”. Tetapi ibu itu menjawab: “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang ada di bawah meja juga makan rempah-rempah yang dijatuhkan anak-anak”. Maka kata Yesus kepada ibu itu: “Karena kata-katamu itu, pulanglah, sebab setan itu sudah keluar dari anakmu”. Ibu itu pulang ke rumahnya dan mendapati anaknya terbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 13 Februari 2009
Bacaan I Kej 3:1-8
“Kamu akan menjadi seperti Allah”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Ular adalah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Allah. Ulat itu berkata pada wanita: “Tentulah Allah berfirman : Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan? Lalu sahut wanita itu kepada ular: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati”. Tetapi ular itu berkata kepada wanita : “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakan buah itu, matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat”. Wanita itu melihat, bahwa buah pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun makan. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menjalin daun pohon ara dan membuat cawat. Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah Adam dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohon dalam taman.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Berbahagialah orang, yang pelanggarannya diampuni.
Bacaan Injil Mrk 7:31-37
“Orang tuli dibuatNya mendengar
dan orang bisu berbicara”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu hari, Yesus berangkat dari daerah Tirus melalui daerah Sidon menuju tasik Galilea sampai ke tengah-tengah daerah Dekapolis. Orang menghantar kepadaNya seorang bisu tuli. Mereka memohon agar Ia meletakkan tanganNya ke atas orang itu. Yesus memisahkan orang itu dari orang banyak. Kemudian Ia memasukkan jari ke telinga orang itu, meludah dan menyentuh lidah orang itu. sambil menarik nafas Ia menengadah ke langit dan berkata kepada orang itu: “Efata”, artinya: terbukalah. Maka ketika itu juga terbukalah telinga orang itu dan terlepaslah ikatan lidahnya. Lalu ia mulai berbicara dengan baik. Yesus melarang mereka menceriterakan hal itu kepada siapapun. Namun semakin dilarangNya, semakin disebarkan pula perisitiwa itu. Umat pun semakin kagum akan Dia dan dan berkata: “semua yang dibuatNya itu baik: orang tuli dibuatnya mendengar dan orang bisu berbicara”. Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 14 Februari 2009
Peringatan Wajib :St. Sirilius
Bacaan I Kej 3:9-24
“Manusia diusir dari taman Eden”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Setelah Adam makan buah pohon terlarang, Tuhan Allah memanggilnya: “Di manakah engkau?” Sahut Adam : “Bunyi langkah Tuhan saya dengar di taman; saya menjadi takut sebab saya telanjang, maka saya menyembunyikan diri”. Tuhan bersabda kepadanya: “Siapa gerangan telah menyatakan kepadamu bahwa engkau telanjang? Telah kaumakankah buah pohon yang Kularang untuk dimakan?” jawab Adam: “Wanita yang Tuhan berikan untuk tinggal beserta saya telah memberi saya buah pohon itu, lalu saya makan”. Maka Tuhan Allah bertanya kepada wanita itu: “ Mengapa kaulakukan hal itu?” sahut wanita itu: “Ular menipu saya, maka saya makan buah itu”. Kemudian Tuhan Allah bersabda kepada ular: “Karena engkau telah berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala hewan dan binatang liar di atas bumi. Engkau akan merayap dengan perutmu dan makan debu selama hidupmu. Akan Kuadakan permusuhan antara engkau dengan wanita itu, antara keturunanmu dengan keturunannya. Ia akan menghancurkan kepalamu, dan engkau akan memagut tumitnya”. Lalu Tuhan Allah bersabda kepada wanita: “Dengan amat susah payah engkau akan mengandung. Dengan kesakitan engkau akan melahirkan. Namun engkau akan birahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu”. Lalu sabdaNya kepada Adam: “Karena engkau mendengarkan perkataannya isterimu dan makan dari buah pohon yang telah Kularang untuk dimakan, maka terkutuklah tanah karena engkau. Dengan susah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu. Semak dan rumput berduri akan dihasilkan oleh tanah, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu. Dengan berpeluh engkau akan mencari nafkah, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah. Karena dari situlah engkau diambil. Sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.
Adam memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup. Dan Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk Adam dan isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. Bersabdalah Tuhan Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat. Maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-selamanya”. Lalu Tuhan Allah mengusir manusia dari taman Eden supaya ia mengolah tanah dari mana ia diambil. Ia menghalau manusia itu ,dan di sebelah timur taman Eden ditempatkanNya beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan, Engkaulah tempat perlindungan kami turun-temurun.
Bacaan Injil Mrk 8:1-10
“Mereka semua makan sampai kenyang”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus :
Pada waktu itu sejumlah besar orang mengikuti Yesus, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-muridNya dan berkata: “Hatiku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh”. Murid-murid Nya menjawab: “ Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Yesus bertanya kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” Jawab mereka: “Tujuh”. Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu dan mengucap syukur. Dibagi-bagiNya roti itu dan diberikanNya kepada murid-murid Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak. Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap syukur, Yesus menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan. Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul semua orang itu berjumlah kira-kira empat ribu. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. Ia segera naik ke perahu dengan murid-muridNya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.
Demikianlah Injil Tuhan.
Bacaan I Kej 1:1-19
“Pada awal mula
Allah menciptakan langit dan bumi.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Pada awal mula Allah menciptakan langit dan bumi. Adapun bumi itu kelam kabut dan masih kosong; kegelapan meliputi samudera, dan daya hidup ilahi melayang-melayang di atas permukaan air. Dan Allah berfirman: “Hendaklah menjadi terang!” maka jadilah terang. Allah melihat bahwa terang itu baik adanya, dan Allah memisahkan yang terang dari yang gelap. Dan Allah menamai terang itu; siang; yang gelap itu dinamaiNya: malam. Dan demikian terjadilah malam dan pergi, yaitu hari pertama.
Dan Allah berfirman: “Hendaklah ada cakrawala di tengah-tengah sekalian air untuk memisahkan air dari air”. Maka Allah menjadikan cakrawala itu, dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan terjadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu: Langit. Maka terjadilah petang dan pagi: hari kedua.
Dan Allah berfirman: “Hendaklah sekalian air di bawah langit berkumpul pada satu tempat, dan yang kering tampaklah hendaknya”. Dan terjadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu. daratan; dan kumpulan air itu: Laut. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Dan Allah berfirman: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi”. Dan terjadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala pohon yang menghasilkan buah berbiji. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Maka terjadilah petang dan pagi: hari ketiga.
Dan Allah berfirman lagi: “Hendaklah ada sumber-sumber cahaya di cakrawala untuk memisahkan siang dan malam, supaya menjadi tanda bagi musim, bagi hari dan tahun; hendaklah sumber cahaya ada di cakrawala untuk menerangi bumi”. Dan terjadilah demikian. Allah menjadikan dua sumber cahaya yang besar; sumber cahaya yang besar untuk menguasai siang dan sumber cahaya yang kecil untuk menguasai malam; dan Allah mengadakan juga bintang-bintang. Allah menempatkan semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi dan untuk menguasai siang dan malam serta untuk memisahkan yang terang dari yang gelap. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Maka terjadilah petang dan pagi: Hari keempat.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Semoga Tuhan bersukacita atas karya-Nya.
Bacaan Injil Mrk.6: 53-56
“ Semua orang yang menjamah Yesus, menjadi sembuh .”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu hari Yesus dan murid-muridNya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit diatas tilamnya kepada Yesus, di mana saja Ia berada. Ke manapun Ia pergi, ke kota-kota, ke desa-desa atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepadaNya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubahNya saja. Dan semua orang yang menjamahnya menjadi sembuh. Demikianlah Injil Tuhan.
Selasa, 10 Februari 2009
Peringatan Wajib: St Skolastika, Prw
Bacaan I Kej 1:20-2,4a
“Allah menciptakan manusia menurut citraNya.”
Pembacaan dari kitab kejadian :
Ketika menciptakan dunia , Allah berfirman: “Hendaklah ada makhluk hidup berkeriapan di dalam air, dan burung-burung berterbangan di udara melintasi cakrawala”. Maka Allah menjadikan semua bintang laut yang bersaudara dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa itu baik adanya. Lalu Allah memberkati semuanya itu, dengan berfirman: “Berkembangbiaklah serta penuhilah air dan laut; dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak”. Maka terjadilah petang dan pagi: hari ke lima.
Dan Allah berfirman: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk hidup, ternak dan bintang melata dan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat, bahwa itu baik adanya. Dan Allah berfirman: “Marilah kita menciptakan manusia menurut rupa dan citra Kita, supaya menguasai ikan-ikan di laut, burung-burung di udara serta ternak, demikian pula seluruh bumi dan segala binatang melata yang merayap di bumi”. Maka Allah menciptakan manusia sesuai dengan citraNya. Ia menciptakannya pria dan wanita. Lalu Ia memberkati kedua-duanya dan berfirman: “beranak cucu dan berkembangbiaklah, penuhilah muka bumi dan taklukkanlah. Kuasailah ikan-ikan di laut, burung-burung di udara dan saling binatang yang merayap di bumi”. Lalu Allah berfirman: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh muka bumi dan segala pohon yang buahnya berbiji untuk menjadi makananmu. Dan kepada segala binatang bernyawa di bumi Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan yang hijau menjadi makannya”. Dan terjadilah demikian. Dan Allah melihat semua yang telah dijadikanNya, dan amat baiklah semuanya itu. maka terjadilah petang dan pagi: hari keenam. Demikian diselesaikan langit dan bumi serta segala isinya. Pada hari ketujuh Allah menyelesaikan karya penciptaanNya, dan pada hari ketujuh itu juga Ia beristirahat sesudah seluruh pekerjaan yang dilakukanNya. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari karya penciptaan yang telah dilakukanNya. Demikianlah kisah penciptaan langit dan bumi.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Bacaan Injil Mrk 7:1-13
“Kamu melalaikan perintah-perintah Allah dan lebih mentaati adat-istiadat manusia.”
Inilah Injil Yesus Kristus, karangan Markus.
Pada suatu hari, orang-orang Farisi dan beberapa ahli Taurat datang dari Yerusalem, menemui Yesus. Ketika melihat murid-murid Yesus makan roti dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dicuci lebih dahulu, merekapun sangat marah. Sebab orang Farisi dan segala orang Yahudi tidak akan makan sebelum mencuci tangan menurut adat-istiadat nenek moyangnya. Sepulangnya dari pasar, mereka pun tidak akan makan sebelum berbasuh. Masih banyak kebiasaan lain yang harus mereka taati, seperti : mencuci cangkir, kendi dan bejana-bejana tembaga. Maka bertanyalah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat kepada Yesus: “Mengapa murid-muridMu tidak mentaati adat-istiadat nenek-moyang, dan makan roti dengan tangan najis?” Ia menjawab: “Tepat benar yang dikatakan nabi Yesaya mengenai kamu, orang-orang munafik, seperti ada tertulis: “Bangsa ini menghormati Aku hanya dengan bibir tapi hatinya jauh dari padaKu. Percuma segala baktinya kepadaKu; mereka mengajarkan ajaran dan perintah-perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat-istiadat manusia”. Yesus berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat-istiadat sendiri. Misalnya Musa telah berkata: Hormatilah bapamu dan ibumu ! dan: Barangsiapa mengutuki bapanya atau ibunya, harus mati. Tetapi kamu berkata: kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: harta bendaku yang sebetulnya dapat kugunakan untuk pemeliharaanmu, kaunyatakan sebagai kurban bagi Tuhan, maka ia tidak perlu berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Tuhan Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu, 11 Februari 2009
Bacaan I Kej 2:4b-9.15-17
“Tuhan Allah menciptakan manusia
dan menempatkannya di taman Eden”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Ketika Tuhan Allah menjadikan bumi dan langit, belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab Tuhan Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu. Ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan nyawa ke dalam hidungnya. Maka manusia itupun menjadi mahluk yang hidup. Lalu Tuhan Allah menciptakan sebuah taman di Eden, dan disiutlah ditempatkanNya manusia, ciptaanNya itu. Dari tanah itu Tuhan menumbuhkan pelbagai macam pohon, yang indah dipandang matan dan enak buahnya. Adapun di tengah-tengah taman itu ditanamNya pohon kehidupan serta pohon pengertian tentang segala sesuatu, yang baik maupun yang jahat.
Lalu Tuhan Allah mengambil manusia dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Dan Tuhan Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati”.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Pujilah Tuhan, hai jiwaku !
Bacaan Injil Mrk 7:14-23
“Apa yang menajiskan manusia ?”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu hari Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: “Hai kamu sekalian, dengarkanlah ini dan camkanlah! Apa yang masuk ke dalam badan manusia, sedikitpun tidak menajiskannya. Tetapi yang keluar dari manusia, itulah yang menajiskannya. Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!” Sesudah masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid bertanya kepada Yesus tentang arti perumpamaan itu. maka jawabnya: “Apakah kamu juga tidak dapat memahami nya? Tidak tahukah kamu, bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal. KataNya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, karena dari dalam hati manusia keluar segala macam pikiran jahat, seperti zinah, percabulan, pembunuhan, pencurian, kelobakan kedurjanaan, penipuan, kenajisan, iri hati, hojat, keangkuhan dan kebodohan. Semua kejahatan ini keluar dari batin dan mencemarkan manusia ”.
Demikianlah Injil Tuhan.
Kamis, 12 Februari 2009
Bacaan I Kej 2:18-25
“Keduanya akan hidup bersatu padu jiwa raganya”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Tuhan Allah bersabda: Tidak baik kalau manusia itu sendirian saja. Baiklah Kubuat untuknya seorang pembantu yang serupa dengan dia”. Tuhan membentuk dari tanah semua makhluk yang bernyawa di atas bumi. Dan juga burung-burung di udara. Tuhan Allah menghantar mereka kepada Adam, supaya Adam melihat dan memberi nama kepada mereka, dan supaya nama yang diberikan Adam tetap menjadi nama mereka. Adam memanggil semua makhluk hidup, burung-burung di udara, binatang-binatang di darat, dengan nama mereka. Tetapi Adam tidak menemukan seorang pembantu yang serupa dengan dirinya. Lalu Tuhan membuat Adam tertidur. Ketika Adam tidur lelap, Tuhan mengambil satu dari rusuknya, dan mengisi tempat itu dengan daging. Lalu Tuhan Allah membentuk rusuk yang telah diambilnya menjadi seorang wanita. Wanita itu dihantarNya kepada Adam. Maka Adam pun berkata: “Inilah tulang dari tulangku, dan daging dari dagingku. Dia akan disebut wanita, karena diambil dari pria”. Karena itu pria akan meninggalkan ibu bapanya, dan mengikatkan diri pada isterinya. Dan keduanya akan hidup bersatu padu jiwa raganya. Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Berbahagilah orang yang takwa pada Tuhan.
Bacaan Injil Mrk 7:24-30
“Pulanglah sebab setan itu
sudah keluar dari anakmu”
Inilah Injil Yesus Kristus, Karangan Markus:
Yesus berangkat dari daerah Genesaret dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya. Tetapi kedatangannya tidak dapat dirahasiakan. Ada di situ seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat. Begitu mendengar tentang Yesus, ibu itu datang dan bersujud di depan kakinya. Dia itu seorang yunani bangsa Siro- Fenesia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan dari anaknya. Lalu Yesus berkata kepadanya: “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing”. Tetapi ibu itu menjawab: “Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang ada di bawah meja juga makan rempah-rempah yang dijatuhkan anak-anak”. Maka kata Yesus kepada ibu itu: “Karena kata-katamu itu, pulanglah, sebab setan itu sudah keluar dari anakmu”. Ibu itu pulang ke rumahnya dan mendapati anaknya terbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.
Demikianlah Injil Tuhan.
Jumat, 13 Februari 2009
Bacaan I Kej 3:1-8
“Kamu akan menjadi seperti Allah”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Ular adalah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Allah. Ulat itu berkata pada wanita: “Tentulah Allah berfirman : Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan? Lalu sahut wanita itu kepada ular: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati”. Tetapi ular itu berkata kepada wanita : “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakan buah itu, matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat”. Wanita itu melihat, bahwa buah pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun makan. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menjalin daun pohon ara dan membuat cawat. Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah Adam dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohon dalam taman.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm: Berbahagialah orang, yang pelanggarannya diampuni.
Bacaan Injil Mrk 7:31-37
“Orang tuli dibuatNya mendengar
dan orang bisu berbicara”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus:
Pada suatu hari, Yesus berangkat dari daerah Tirus melalui daerah Sidon menuju tasik Galilea sampai ke tengah-tengah daerah Dekapolis. Orang menghantar kepadaNya seorang bisu tuli. Mereka memohon agar Ia meletakkan tanganNya ke atas orang itu. Yesus memisahkan orang itu dari orang banyak. Kemudian Ia memasukkan jari ke telinga orang itu, meludah dan menyentuh lidah orang itu. sambil menarik nafas Ia menengadah ke langit dan berkata kepada orang itu: “Efata”, artinya: terbukalah. Maka ketika itu juga terbukalah telinga orang itu dan terlepaslah ikatan lidahnya. Lalu ia mulai berbicara dengan baik. Yesus melarang mereka menceriterakan hal itu kepada siapapun. Namun semakin dilarangNya, semakin disebarkan pula perisitiwa itu. Umat pun semakin kagum akan Dia dan dan berkata: “semua yang dibuatNya itu baik: orang tuli dibuatnya mendengar dan orang bisu berbicara”. Demikianlah Injil Tuhan.
Sabtu, 14 Februari 2009
Peringatan Wajib :St. Sirilius
Bacaan I Kej 3:9-24
“Manusia diusir dari taman Eden”.
Pembacaan dari kitab Kejadian :
Setelah Adam makan buah pohon terlarang, Tuhan Allah memanggilnya: “Di manakah engkau?” Sahut Adam : “Bunyi langkah Tuhan saya dengar di taman; saya menjadi takut sebab saya telanjang, maka saya menyembunyikan diri”. Tuhan bersabda kepadanya: “Siapa gerangan telah menyatakan kepadamu bahwa engkau telanjang? Telah kaumakankah buah pohon yang Kularang untuk dimakan?” jawab Adam: “Wanita yang Tuhan berikan untuk tinggal beserta saya telah memberi saya buah pohon itu, lalu saya makan”. Maka Tuhan Allah bertanya kepada wanita itu: “ Mengapa kaulakukan hal itu?” sahut wanita itu: “Ular menipu saya, maka saya makan buah itu”. Kemudian Tuhan Allah bersabda kepada ular: “Karena engkau telah berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala hewan dan binatang liar di atas bumi. Engkau akan merayap dengan perutmu dan makan debu selama hidupmu. Akan Kuadakan permusuhan antara engkau dengan wanita itu, antara keturunanmu dengan keturunannya. Ia akan menghancurkan kepalamu, dan engkau akan memagut tumitnya”. Lalu Tuhan Allah bersabda kepada wanita: “Dengan amat susah payah engkau akan mengandung. Dengan kesakitan engkau akan melahirkan. Namun engkau akan birahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu”. Lalu sabdaNya kepada Adam: “Karena engkau mendengarkan perkataannya isterimu dan makan dari buah pohon yang telah Kularang untuk dimakan, maka terkutuklah tanah karena engkau. Dengan susah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu. Semak dan rumput berduri akan dihasilkan oleh tanah, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu. Dengan berpeluh engkau akan mencari nafkah, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah. Karena dari situlah engkau diambil. Sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.
Adam memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup. Dan Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk Adam dan isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. Bersabdalah Tuhan Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat. Maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-selamanya”. Lalu Tuhan Allah mengusir manusia dari taman Eden supaya ia mengolah tanah dari mana ia diambil. Ia menghalau manusia itu ,dan di sebelah timur taman Eden ditempatkanNya beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.
Demikianlah sabda Tuhan. * Lagu Antar Bacaan.
Reff Mzm : Tuhan, Engkaulah tempat perlindungan kami turun-temurun.
Bacaan Injil Mrk 8:1-10
“Mereka semua makan sampai kenyang”
Inilah Injil Yesus Kristus karangan Markus :
Pada waktu itu sejumlah besar orang mengikuti Yesus, dan karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-muridNya dan berkata: “Hatiku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh”. Murid-murid Nya menjawab: “ Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Yesus bertanya kepada mereka: “Berapa roti ada padamu?” Jawab mereka: “Tujuh”. Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu dan mengucap syukur. Dibagi-bagiNya roti itu dan diberikanNya kepada murid-murid Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak. Mereka juga mempunyai beberapa ikan, dan sesudah mengucap syukur, Yesus menyuruh supaya ikan itu juga dibagi-bagikan. Dan mereka makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, sebanyak tujuh bakul semua orang itu berjumlah kira-kira empat ribu. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. Ia segera naik ke perahu dengan murid-muridNya dan bertolak ke daerah Dalmanuta.
Demikianlah Injil Tuhan.
Label:
ekaristi
Langganan:
Postingan (Atom)